Peningkatan Sejumlah  Ruas Jalan Mulai Dikerjakan

Sulo/Radar Merauke
Sebuah alat berat sedang menggali  tanah  untuk pelebaran jalan Ermasu Merauke, Senin, (16/7) kemarin. 

MERAUKE- Peningkatan dan perbaikan sejumlah  ruas jalan  baik yang pembiayaannya bersumber  dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun yang bersumber  dari Dana Alokasi Umum (DAU)  Tahun 2018 mulai dikerjakan.  Diantaranya perbaikan dan peningkatan jalan tersebut adalah jalan Ermasu dan Jalan Ternate, Merauke.

   Kepala   Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum,  Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot, ST, MT,   ditemui Radar Merauke (grup Cenderawasih Pos) mengaku,  mulai tahun ini, pihaknya mengupayakan pekerjaan tersebut  dilaksanakan lebih awal terutama  yang bersumber dari DAK.  Sebab, untuk DAK sendiri telah  mempunyai   ketentuan tahapan  pencapaian pekerjaan fisik.

     ‘’Ini juga agar tidak  menumpuk di akhir tahun. Sehingga secara perlahan kita benahi system  administrasi  yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan  sampai pada pertanggung jawaban,’’ katanya.   

   Leo     menyebutkan, untuk  jalan Ermasu  yang dimulai dari Jalan Trikora sampai Jalan  Parakomando akan menelan anggaran kurang  lebih Rp 9 miliar  dari pagu anggaran yang disediakan  sekitar Rp 10 miliar.  Menurutnya,  selain pelebaran  jalan kiri-kanan, juga  ada pembuatan saluran air khususnya yang selama  ini  terjadi penyumbatan air di sekitar Hotel Nokoro, lalu  penanganan  jalan berlubang sebelum dilakukan aspal.  Setelah itu dilakukan pengaspalan.

‘’Aspalnya  secara hormix,’’ katanya. Pengaspalan secara hotmix  ini lakukan  dengan harapan  bisa bertahan lama. Seperti jalan  Raya Mandala, sejak  diaspal Hotmix 2007  lalu belum pernah dilakukan rehab dan kondisi aspalnya masih bagus. ‘’Nah,  itu sudah  sekitar 11 tahun. Memang  agak mahal tapi  bisa bertahan cukup lama,’’ jelasnya.    

     Sementara  untuk Jalan Ternate, mulai dari Jalan Noari sampai Jalan Seringgu  Jaya, kata  Leo Patria Mogot akan menelan dana sekitar Rp 4 miliar lebih. Namun untuk jalan ini, baru akan dilakukan pengecoran  pada bagian yang cukup parah serta pebuatan pembuangan.   Sedangkan untuk pengaspalannya, akan dilanjutkan tahun berikutnya.

  Sedangkan    untuk Jalan Husen Palela,  Leo Patria Mogot menyebut   bahwa jalan yang sudah di Hotmix tersebut  telah menelan dana lebih dari Rp 2 miliar .

‘’Itu  anggarannya lebih dari Rp 2 miliar,’’ jelasnya. Ketiga titik  perbaikan dan peningkatan jalan ini, jelas Leo bersumber dari DAU. Sedangkan  pengecoran  2 ruas jalan di Muting bersumber dari DAK. (ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *