Wujudkan Kotaku, Dua Kawasan Kumuh Diseriusi

Priyadi/Cepos 

KOMITMEN_Wakil Wali Kota Jayapura Ir,H.Rustan Saru, MM., saat memberikan arahan kepada OPD di lingkungan Pemkot Jayapura, BUMN/BUMD dan stakeholder dalam rapat Keterpaduan Kotaku Kota Jayapura tahun 2018, di Hotel Sahid Entrop, Kamis (12/7) kemarin.

JAYAPURA- Dua kawasan kumuh yang masih ada di Kota Jayapura, yakni  Kawasan kumuh Hamadi dan Kawasan Kumuh Bhayangkara, menjadi perhatian serius Pemkot Jayapura untuk mewujudkan  Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

   Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., dalam membuka rapat Keterpaduan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kota Jayapura tahun 2018 oleh Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya Unit Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Insfrastruktur  Pemukiman Provinsi Papua, di Hotel Sahid Entrop, Kamis(12/7)kemarin.

   “Untuk mengatasi kawasan kumuh di 11 kelurahan di Kota Jayapura, harus dilakukan kolaborasi dan komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, BUMN/BUMD dan para stakeholder lainnya, baik memberikan sumbangsih dalam pendanaan, dukungan dan lainnya, sehingga mewujudkan Kota Tanpa Kumuh di Kota Jayapura bisa dilakukan dengan baik, sesuai keinginan Presiden RI dan SK Wali Kota Jayapura,’’ katanya dalam acara itu.

   Dijelaskannya,  target Presiden RI 2019 harus bisa 100.0.100 di Indonesia, termasuk Kota Jayapura, dimana 100 persen masyarakat sudah menikmati air bersih, 0 persen tidak ada kawasan kumuh dan 100 persen masyarakat sudah memiliki sanitasi baik itu kamar mandi, WC dan lainnya, termasuk juga akses menuju kawasan sudah bisa dilewati mobil ambulance, Mobil Damkar dan memiliki drainase.

  “Supaya ini bisa dilakukan di Kota Jayapura, saya minta adanya komitmen dan kerjasama dari semua pihak, terlepas dari itu juga dibutuhkan 4 ketertiban, yaitu  tertib administrasi, tertib aturan, tertib anggaran dan tertib pengendalian,’’jelasnya.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *