Jangan Sel Penuh Karena Pelaku Togel

Gamel/Cepos
Dr. Benhur Tomi Mano, MM

JAYAPURA_Niat Pemkot Jayapura untuk mewujudkan kota Beriman tak sekedar ucapan. Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, eka lokasi Pasar Mama-mama Papua yang berada di Jalan Percetakan, Jayapura, Senin (2/7) pekan kemarin akhirnya dibongkar dan disterilkan.

Pasalnya lokasi ini sebelumnya disebut-sebut digunakan sebagai lokasi transaksi judi Togel. Terait persoalan sosial ini Pemkot Jayapura bertindak cepat dengan meminta Polisi untuk melakukan penegakan hukum yang terukur. Pasar Tersebut akhirnya ditutup dan tak boleh ada aktivitas apapun di dalamnya.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, setelah dirinya berkoordinasi dengan Kepolisia, ternyata tak sedikit masyarakat Papua yang ditahan dalam sel atau ruang tahanan akibat judi Togel. Untuk itu, dirinya memilih segera membubarkan dan menutup pasar ini untuk menyelamatkan yang lain agar tidak mengikuti jejak bagi mereka yang sudah di dalam sel lebih dulu.

“Kami bersihkan agar tak ada Togel di situ sebab ada banyak orang Papua yang ditangkap. Jangan sampai sel penuh hanya karena orang Papua. Saya cek di Polsek-polsek dan Polres Jayapura Kota, sel penuh karena orang terlibat Togel,” beber Tomi Mano di ruang kerjanya, Selasa (10/7).

Meski diakui tak mudah untuk memberantas judi seribu umat ini, namun paling tidak Pemkot tetap memiliki komitmen untuk membersihkan Kota Jayapura dari berbagai bentuk perjudian yang hanya bersifat keberuntungan. Manusia sendiri diajarkan untuk bekerja agak mendapatkan hasil dan selama ada keinginan untuk berusaha tentunya Tuhan akan melihat. Bukan dari peruntungan.

“Saya juga sudah menyurati Pokja Papua agar meja-meja ini dibongkar dan semua berjualan di bawah. Untuk lantai III nantinya dibuat untuk berjualan nasi kuning, teh atau kopi termasuk dibuatkan kantor untuk kepala pasar,” katanya.

Ia juga meminta pedagang yang masih berjualan ngemper bisa terfokus pada satu lokasi yakni Pasar Mama-mama yang sudah disiapkan. “Harus masuk, jangan di pinggiran,” tegasnya. (ade/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *