KPU Yalimo Bantah Tudingan Pencoblosan Dilakukan 26 Juni

Denny/ Cepos

Caption : Ketua KPU Yalimo Yanes Alitnoe bersama dengan Ketua Panwas Yalimo Yeremia Waliagen 

WAMENA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yalimo membantah tudingan Sekretaris Tim Sukses (Timses) Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Jhon Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae, Natan Pahabol yang menyatakan bahwa pelaksanaan pencoblosan Pilkada gubernur dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2018 malam.

Ketua KPU Yalimo,Yanes Alitnoe menegaskan, tundingan yang disampaikan bahwa pelaksanaan pencoblosan dilakukan pada malam hari pada 26 Juni 2018, tidak benar. Pihaknya sebagai ketua KPU akan bertanggungjawab jika ada tudingan atau pencoblosan yang dilakukan pada malam hari di Yalimo.

“Tidak benar kalau ada tudingan di Yalimo itu pencoblosan di malam hari pada 26 Juli, kami siap membuktikan itu, KPU ingin tahu yang melakukan pencoblosan seperti itu di mana,” tegas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yalimo, Yanes Alitnoe saat memberikan keterangan pers di Kantor Perwakilan KPU Yalimo di Wamena, Selasa (10/7) kemarin.

Alitnoe mengungkapkan, di Kabupaten Yalimo ada 5 distrik dan 298 kampung. Dari jumlah kampung tersebut tersebar 302 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dia memastikan proses pencoblosan Pilgub di Yalimo di 302 TPS berlangsung pada 27 Juni 2018.

“Karena kami KPU Yalimo ada 5 komisioner,  terbagi di lima Korwil, kami sendiri langsung turun dan pastikan sehingga yang disampaikan oleh Timses itu tidak benar. Yang benar pencoblosan dilakukan 27 Juni 2018,”jelasnya.

Yanes mempertanyakan, bila Timses Paslon nomor urut dua mendapati kasus tersebut, kenapa tidak diadukan ke Panwas kabupaten dengan waktu efektif yang ada. Yang mana, sebelum 3 hari kasus tersebut dinyatakan kedaluwarsa. Selain itu, dia juga meminta kepada Timses bila mendapati persoalan itu, ada kesempatan untuk menyampaikannya saat pleno tingkat kabupaten pada tanggal 5 Juli 2018. Namun, hal itu tidak terjadi saat pleno tersebut.

“Kami juga meminta kejelasan terkait TPS, kampung atau distrik yang dituding melaksanakan pencoblosan pada 26 Juni. Dia tidak sebutkan TPS mana, distrik mana, tidak jelas,” katanya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *