Tampilkan Budaya dan Kuliner 14 Kampung

TABUH TIFA: Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menabuh tifa saat melaunching kegiatan Festival Teluk Humboldt ke-X Tahun 2018 di lantai 1 Mall Jayapura, Minggu (8/7).

Wali Kota Tomi Mano Launching Festival Teluk Humboldt ke-X

JAYAPURA-Untuk memperkenalkan budaya khas Port Numbay baik seni, baju, tarian, masakan kuliner dan lainnya, yang ada di 14 kampung, Pemkot Jayapura melalui Dinas Pariwisata Kota Jayapura akan melaksanakan Festival Teluk Humboldt ke-X Tahun 2018 di Ring Road, Pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, 5-7 Agustus 2018.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan Festival Teluk Humboldt ke-X Tahun 2018, sudah masuk dalam kalender nasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Dimana dalam event ini diharapkan bisa lebih spektakuler jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, Wali Kota Tomi Mano meminta event ini harus dipromosikan dari sekarang, dan butuh dukungan dari semua media cetak dan elektronik, sehingga wisatawan lokal, regional dan manca negara bisa mengetahui agenda ini.

“Saya minta kepada Dinas Pariwisata Kota Jayapura, mulai dari sekarang harus sudah lakukan promosi, dengan  memperkenalkan apa-apa saja yang akan dilaksanakan dalam event ini,” pinta Wali Kota Tomi Mano pada acara launching Festival Teluk Humboldt ke-X Tahun 2018 di lantai 1 Mall Jayapura, Minggu (8/7).

Festival Teluk Humboldt ini menurut BTM akan digarap total oleh Pemkot Jayapura tanpa melibatkan pihak ketiga. Untuk itu, dirinya meminta agar semua dilakukan secara maksimal mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan nanti, sehingga masyarakat yang datang bisa puas dan terkenang bahwa Festival Teluk Humboldt ke-X dilakukan dengan sukses dan penuh kenangan.

  “Saya juga pesan kepada Dinas Pariwisata untuk menampilkan semua budaya yang ada 14 kampung di Kota Jayapura, mulai dari tarian, kuliner termasuk hiasan ukiran-ukiran. Kami juga akan tampilkan pakaian batik khas Port Numbay, sehingga ini menjadi ajang pariwisata dan juga dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat yang ada di sekitar,” tambahnya.

Selain budaya asli masyarakat Port Numbay, BTM juga meminta seluruh masyarakat yang tinggal di Kota Jayapura untuk berpartisipasi melalui paguyuban yang ada untuk menampilkan budayanya masing-masing.

“Saat ini ada 157 paguyuban dan ini juga harus diakomodir, paguyuban mana saja yang nantinya mau tampil dan berkolaborasi dengan budaya Port Numbay,” tambahnya.

Wali Kota Tomi Mano juga berharap dukungan dan partisipasi dari semua pihak untuk menyukseskan event ini. “Saya juga berharap ada dukungan dari sponsor, apakah itu dari BUMN/BUMD, PT.Freeport atau lainnya, supaya bisa lebih spektakuler lagi,” pintanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B, Mano, S.Par.,MKP., menambahkan, launching Festival Teluk Humboldt ke-X sengaja dilakukan di Mall Jayapura, agar masyarakat bisa mengetahui dan bisa hadir menyaksikan kegiatan ini nanti. (dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *