Revisi Perda Miras Tunggu Tandatangan Bupati

WAMENA – DPRD Jayawijaya telah melakukan revisi terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan Miras dan telah dilakukan kajian di Jayapura. Bahkan Ketua DPRD Jayawijaya, Taufik Petrus Latuihamallo telah menandatangani revisi Perda tersebut, namun sampai saat ini kendala yang dihadapi yakni belum ditantatangani oleh Bupati selaku Kepala Daerah.

Ketua DPRD Jayawijaya, Taufik Petrus Latuihamallo mengakui, hasil kajian revisi Perda tentang pelarangan Miras telah disampaikan ke pimpinan dewan dan selaku pimpinan dewan, ia memberikan persetujuan dengan menandatangani Perda tersebut untuk dilakukan perbaikan sesuai petunjuk Biro Hukum Provinsi Papua.

“Selanjutnya merupakan kewenangan kepala daerah dalam hal ini bupati untuk menandatangani dan mengundangkannya dalam peraturan daerah untuk diberlakukan,”ungkapnya Sabtu (7/7).

Menurutnya, saat ini untuk revisi Perda peredaran Miras sudah tidak ada kendala karena proses administrasinya sudah berjalan, saat ini sudah berada di bagian Hukum Setda Jayawijaya dan bupati yang harus menanganinya karena dari DPRD sudah selesai.

“Perda ini menurut kami dari sisi administrasinya sudah tidak ada kendala, kami berharap Perda ini harus segera ditandatangani dan ditetapkan sebagai peraturan daerah,”jelasnya.

Masalah Miras ini, kata Taufik, semua harus bisa memutuskan mata rantai ini agar jangan sampai terus meluas terkait Miras yang akan berdampak pada tindakan -tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat.

Dampak Miras ini sangat besar, baru -baru ini ada kejadian pembunuhan yang dikarenakan pelaku mabuk, nah ini tindakan yang sangat tidak terpuji sehingga kita dorong revisi peraturan Miras ini harus diberlakukan secepatnya,”katanya. (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *