Harga BBM Non Subsidi di Maluku Papua Dapat Kebijakan Khusus

Yohana/Cepos

Antrian kendaraan saat melakukan pengisian BBM di SPBU Pertamina Bayangkara di Jayapura, Kamis (5/7) kemarin.

JAYAPURA – Dalam rangka meningkatkan daya tarik masyarakat menggunakan Pertamax yang merupakan BBM Non Subsidi, PT Pertamina memberlakukan harga khusus  di Wilayah MOR VIII Maluku-Papua.

  Manager Communication dan CSR Pertamina MOR VIII Eko Kristiawan mengatakan, seperti halnya untuk penyesuaian harga BBM Non Subsidi mulai 1 Juli lalu. Jika daerah lainnya harga Pertamax naik, maka di semua Area MOR VIII yang meliputi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo dan NTT mengalami penurunan harga .

  “Harga Pertamax diturunkan untuk merangsang masyarakat agar dapat menggunakan BBM yang lebih berkualitas (Pertamax). Harapan kami dengan harga yang diturunkan dapat meningkatkan penjualan BBM jenis Pertamax yang merupakan BBM yang lebih berkualitas,” ungkap Eko kepada Cenderawasih Pos, Kamis (5/7) kemarin.

  Pihaknya ingin meningkatkan penjualan Pertamax yang konsumsinya relatif kecil dibandingkan BBM jenis lainnya seperti Premium dan Pertalite.  Untuk konsumsi BBM di Papua, premium masih lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.

“Total konsumsi BBM jenis Premium 53 persen, Pertalite 46 persen dan Pertamax baru 1 persen. Untuk itu dengan adanya penurunan harga Pertamax ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi BBM jenis Pertamax. Apalagi Pertamax merupakan BBM yang sangat berkualitas untuk kendaraan.” bebernya.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *