Calon Jamaah Haji Mulai Divaksin

Salah satu calon jamaah haji Kota Jayapura saat mendapatkan  vaksin meningitis di Puskesmas Elly Uyo Polimak, Jayapura Selatan, Rabu (4/7).

JAYAPURA- Menjelang keberangkatan haji, para calon jamaah haji Kota Jayapura mulai mendapatkan imunisasi atau vaksin meningitis. Hal ini demi meningkatkan daya tahan para calaon jamaah haji, sehingga tidak mudah terserang penyakit saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci nantinya.

    Kepala Puskesmas Elly Uyo, Rodinda Sihombing mengatakan, pelaksanaan vaksinasi disebar di 5 puskesmas yang ada di Kota Jayapura yakni, Polimak, Kotaraja, Hedam, Padalm  dan Puskesmas Abepura, sesuai jadwal masing-masing.

  “Kami ditunjuk sebagai salah satu puskesmas yang akan melayani calon jemaah haji untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,”ujar Rodinda saat ditemui di ruang kerjanya oleh Cederawasih Pos di Polimak, Rabu  (4/7).

  Untuk Puskesmas Elly Uyo, Rodinda mengatakan, pelayanannya dilakukan  Rabu kemarin untuk calon jamaah haji yang ada di wilayah Jayapura Selatan, y ang ada sebanyak 115 orang calon jamaah haji. Namun hingga kemarin, baru 85 orang yang datang untuk divaksin meningitis ini.

  “Yang kami tangani 115, tapi yang datang berobat cuma 85 orang sementara sisanya tidak datang,”ungkapnya.

   Melengkapi vaksinasi sebelum naik haji penting untuk mencegah risiko penularan penyakit dan membawanya kembali ke Indonesia. Penyakit yang tadinya hanya berada di sebagian negara tertentu bisa menyebar ke negara-negara lain. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang berasal dari daerah endemi penyakit tertentu.

   “Wajib dilakukan karena lokasi ibadah haji merupakan negara endemis penyakit tersebut. Khawatir bisa terpapar jika tidak menjalani vaksinasi,” ucapnya.

   Dalam pemberian vaksin meningitis, calhaj Kota Cimahi tidak dipungut biaya apapun. “Tidak dipungut biaya, sudah ditanggung pemerintah. Satu kali cukup,” ucapnya.

   Pihaknya mengatakan, kegiatan vaksin haji wajib dijalani calon haji dengan dasar hasil pemeriksaan kesehatan. “Setelah dinyatakan sehat sesuai ketentuan, maka lanjut ke vaksinasi. Kalau dinyatakan tidak sehat maka tidak bisa berangkat haji dan tidak divaksin,” ujarnya.

    Selain meningitis, puskesmas polimak juga menganjurkan calon jemaah haji mendapatkan vaksin influenza. Vaksin flu tidak wajib tapi dianjurkan, Panitia haji tidak   menyediakan obat tersebut, namun pihak Puskesmas menyediakan.(kim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *