Amankan Pleno Pilgub, Siapkan 250 Personel Gabungan

Denny/ Cepos
Suasana apel gabungan pengamanan pleno Pilgub dan Pilkada Bupati Jayawijaya  di lapangan Upacara Polres Jayawijaya, Rabu, (4/7).

WAMENA-Rencana KPU untuk melakukan pleno Pilgub Papua dan Pilkada Bupati Jayawijaya yang dipusatkan di Kantor DPRD Jayawijaya, hari ini, Kamis, (5/7), aparat keamanan telah menyiapkan 250 personel gabungan TNI/Polri untuk mengawal pelaksanaan rekapitulasi surat suara tersebut.

Kapolres Jayawijaya AKBP Jan Bernard  Reba di Wamena,  mengatakan, dua kabupaten yang melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua adalah Yalimo dan Nduga, sementara Kabupaten Jayawijaya melaksanakan pemilihan bupati serta pemilihan gubernur Papua. Dimana pleno untuk Pilgub pada tingkat kabupaten di Nduga sudah dilakukan dan berjalan dengan aman hingga selesai.

“Sementara pleno di Jayawijaya akan dilaksanakan di Kantor DPRD dengan melibatkan personel keamanan sekitar 250 orang. Kabupaten Yalimo juga akan melaksanakan pleno besok, (hari ini),” ungkapnya, Rabu (4/6) kemarin.

Setelah melakukan pleno tingkat kabupaten, kata Jan Reba, pihaknya  berencana tanggal 6 atau 7 Juli sudah membawa hasil pleno tingkat kabupaten ini ke KPU Provinsi Papua.

Menurutnya, karena tahapan pelaksanaan pemilihan umum telah berlangsung dengan baik hingga memasuki masa akhir yaitu penghitungan suara, aparat keamanan mengharapkan warga terus mendukung untuk terciptanya situasi yang aman.

“Saya berharap tidak ada lagi upaya untuk menggagalkan pilihan dari rakyat yang sudah ditentukan melalui pemilihan dan pencoblosan di masing-masing TPS,”jelasnya.

Kapolres Jayawijaya juga menambahkan, sebelumnya ada delapan distrik di Jayawijaya yang lambat memasukkan hasil rekapitulasi tingkat distrik ke KPU sehingga harus dijemput paksa, tetapi aparat lakukan tindakan persuasif dan mengajak PPD menyelesaikan masalah administrasi di KPU.

“Kita lakukan itu untuk menghindari jangan sampai ada permainan atau upaya lain untuk menghilangkan surat suara hak masyarakat. Delapan distrik itu kerjanya membenahi masalah administrasi di KPU sampai selesai sehingga tidak ada masalah,”pungkasnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *