Rumah Mantan Penjabat Bupati Mamteng Dibakar Keluarganya Sendiri

Denny/ Cepos
Kondisi rumah mantan Penjabat Bupati Mamberamo Tengah di Jalan Hom -hom yang dibakar oleh keluarganya sendiri, Selasa, (3/7).

Pelaku Diduga Mabuk, Kini dalam Pengejaran Polisi

WAMENA-Rumah mantan penjabat Bupati Mamberamo Tengah (Mamteng),  David Pagawak diduga dibakar oleh keluarganya sendiri berinisial YP lantaran dipengaruhi minuman keras alias mabuk sekitar pukul 20.00 WIT,  di Jalan Hom-hom, Distrik Sinapuk, Selasa, (3/7).

Kapolres Jayawijaya, AKBP. Jan Bernard Reba saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pembakaran rumah tersebut.

“Pelaku dalam pengejaran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum karena dengan sengaja melakukan pembakaran rumah,”ungkapnya di Polres Jayawijaya, Selasa, (3/7).

Sebelum melakukan pembakaran, menurut korban David, YP sempat berteriak-teriak di depan rumah dan ia menyuruh istrinya memanggil polisi untuk menahan yang bersangkutan, namun istrinya tidak mau sebab pelaku masih merupakan famili satu kampung di Mamberamo Tengah.

“Saya suruh mama panggil polisi, tapi mama tidak mau. Tidak lama kemudian api menyala dan langsung membakar rumah,”katanya.

Mantan kepala distrik ini menduga, aksi pembakaran itu dikarenakan dendam antara pelaku dan beberapa warga Mamberamo Tengah yang datang dan tinggal sementara waktu di rumah tersebut.

“Ini dia sengaja bakar karena dia dendam, dia punya teman-teman yang tinggal di rumah ini  sehingga membuat pelaku YP berniat membakar rumah ini,”jelas korban.

Rumah yang terbakar merupakan rumah lama milik David Pagawak, yang dimanfaatkan oleh sanak saudaranya untuk menginap ketika datang dari Mamberamo Tengah ke Kabupaten Jayawijaya.

“Tidak ada korban. Hanya anak yang bakar rumah ini tidak tahu dia berhasil keluar atau tidak. Untung sekali dua minggu yang lalu kami kasih pindah limit ke rumah yang baru sehingga api tidak menjalar ke rumah baru,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak pemadam kebakaran yang sigap untuk turun dan membantu memadamkan api sehingga tidak membakar lebih banyak rumah.

“Luar biasa pemerintah menyediakan pemadam kebakaran yang bisa menolong kami untuk padamkan api sehingga tidak merembet ke rumah yang lain,”pungkasnya. (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *