Gakumdu Diminta Tindak Tegas Penyebar Informasi Bohong

Ham Pagawak

Terkait Adanya Dua Calon Dalam Pilkada Mamteng

JAYAPURA-Calon petahana Bupati Mamberamo Tengah, Ham Pagawak berharap agar Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) dapat menindak tegas penyebar informasi bohong soal adanya dua kandidat dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Tengah.

Dikatakan, dengan ditetapkannya calon tunggal di Mamteng, maka yang ada dalam kertas suara merupakan foto petahana bersama wakil.

“Hampir di setiap TPS mereka tempatkan saksi dengan alasan sebagai salah satu calon yang akan melawan calon tunggal, padahal sudah jelas pemilihan di Kabupaten Mamteng hanya diikuti satu calon,”katanya kepada Cenderawasih Pos, melalui sambungan teleponnya, Minggu, (1/7).

Dijelaskan, mereka calon yang tidak berhasil lolos ini mengatakan kepada masyarakat bahwa kotak yang sebelah gambar dirinya dan wakil, sementara sebelah yang kosong disampaikan ke masyarakat bahwa itu adalah foto mereka, cuma disembunyikan sehingga harus dipilih oleh masyarakat.

“Mereka memberikan surat mandat kepada saksi di semua TPS, kami sudah laporkan kepada Gakumdu dam Panwaslu untuk diproses secara hukum karena sudah melakukan pemalsuan dokumen negara,”tegasnya.

Terkait hal itu setelah dikoordinasikan dengan KPU Provinsi Papua terungkap bahwa yang namanya calon tunggal tidak ada yang namanya saksi, dari kotak kosong, jika ada yang mengaku berarti hal tersebut merupakan penipuan publik.

“Saya berharap masyarakat di Mamberamo Tengah tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak benar, saya bersyukur masih bisa diberikan kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin lima tahun lagi,”pungkasnya. (oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *