Memalak, Seorang Pemuda Justru Dianiaya

TJAYAPURA – Niatnya ingin mendapatkan uang dengan cara memeras dengan sedikit menggertak, namun justru menjadi bumerang bagi seorang pemuda bernama Daud (27). Sebab Daud yang saat memalak dalam keadaan dipengaruhi minuman keras ini, justru dianiaya menggunakan pisau dan merobek bagian belakang kepalanya. Akibat penganiayaan ini korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius dan banyak mengeluarkan darah.

Awalnya Daud meminta uang kepada warga yang ditemuinya, namun saat bersamaan ia bertemu dengan RA yang ketika itu juga dalam pengaruh minuman keras. Karena keduanya sama-sama tak bisa mengontrol diri, akhirnya terjadi penganiayaan. Dimana RA berhasil melukai korban dan kemudian pergi.
Kapolsek Abepura, AKP Dionisius Helan SIK yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi Kamis (28/6) sekitar pukul 18.00 WIT di Abepantai dimana awalnya sekitar pukul 17.00 WIT korban melakukan pemalakan kendaraan di sekitar TKP.
Setengah jam kemudian RA yang berada di TKP terlibat cekcok mulut dengan korban dan terlibat baku pukul hingga pisau yang digunakan saat itu justru mengena kepala korban. Sekitar pukul 18.50 WIT korban langsung dilarikan ke Puskesmas Abe Pantai untuk dirawat.
“Jadi antara pelaku dan korban ini sudah saling kenal dan sama-sama dipengaruhi minuman keras sehingga tak bisa mengontrol diri dan terjadi baku pukul,” kata Kapolsek. “Saat ini korban sudah dipulangkan namun pelaku masih melarikan diri tapi proses hukum tetap lanjut,” pungkasnya. (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *