Musala BTM, Wujud Kepedulian Bagi Umat Muslim 

RESMIKAN MUSALA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano,MM  saat meresmikan Musala Baitul Maqdis (BTM) di Kantor Wali Kota di Entrop, dengan memotong pita di depan pintu musala, Selasa (26/6) lalu.

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano,MM didampingi Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru,MM pimpinan OPD dan Muspida Kota Jayapura, meresmikan musala yang dibangun di Kantor Wali Kota Jayapura di Entrop, Selasa (26/6) lalu.

  Dalam peresmian ini, Wali Kota  membuka selubung kain papan nama dan menandatangani batu prasasti musala  yang diberi nama Baitul Maqdis atau disingkat BTM seperti nama sapaan akrab Benhur Tomi Mano (BTM). Acara ini merupakan rangkaian acara halal bihalal Pemkot, TNI, Polri dan masyarakat Kota Jayapura di GSG Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura.

   Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, mengungkapkan, tujuan Pemkot Jayapura membangun musala di area Kantor Wali Kota Jayapura adalah, supaya ASN di lingkungan Pemkot Jayapura yang beragama muslim dalam menjalankan ibadah salat bisa tepat waktu dan nyaman, karena tempatnya bersih, tidak seperti dulu yang kurang layak.

   ‘’Ini sebagai wujud perhatian dan kepedulian saya, untuk ASN muslim di Pemkot Jayapura, dalam menjalankan ibadah salat bisa tenang, aman dan nyaman. Namun tetap saya pesan musala harus dijaga kebersihannya,’’terangnya.

   Wali Kota berharap, dengan pemberian nama ini, nantinya masyarakat dan ASN jika mau salat di musala Kantor Wali Kota bisa terus diingatkan dan didoakan, karena masyarakat pasti tahu namanya musala BTM sesuai dengan nama akrabnya BTM.

‘’Melalui peresmian musala BTM, kita harapkan kedisiplinan ASN dalam menjalankan ibadah salat bisa semakin meningkat, dan bisa berdampak pada kedisiplinan dalam bekerja serta melayani masyarakat,’’jelasnya.

   Sementara itu, dalam laporannya Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J.Rampi mengatakan, musala di kantor Wali Kota Jayapura, dibangun dengan dana APBD tahun 2017 dan tahun 2018, dengan jumlah dana kurang lebih Rp 900 juta, dengan luas area 180 meter persegi, dan akan ada lagi penambahan bangunan, diantaranya kanopi dan peningkatan sarana dan prasarana lainnya. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *