Disiplin Tinggi Wujud Etos Kerja yang Baik

Priyadi/Cepos
Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano.,MM.saat mengecek kehadiran ASN dalam apel perdana usai libur panjang, di lapangan upacara Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (25/6) kemarin

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano,MM, mengungkapkan bahwa kedisiplinan yang tinggi merupakan wujud etos kerja yang baik. Hal ini harus dimiliki setiap ASN di lingkungan Pemkot Jayapura, sebagai modal untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan sebagai pamong sejati. Termasuk dalam hal hadir dalam setiap apel pagi, dinilai sangat penting bagi seorang pemimpin.
“Karena dengan disiplin yang tinggi, maka kita dapat meningkatkan etos kerja kita dengan baik dalam melayani masyarakat kota,”ungkap Wali Kota Jayapura, saat memberikan arahan pada apel gabungan di lingkup Pemkot Jayapura, Senin (25/6/).kemarin
BTM, sapaan akrab Benhur Tomi Mano, mengungkapkan bahwa ASN di lingkungan Pemkot Jayapura ada 5.964 orang. Dari banyaknya ASN itu, ia harus kenal nama, jabatan dan orangnya, karena sebagai seorang pemimpin harus selalu dekat dengan bawahannya.
“Sebagai seorang pamong praja, saya cukup mengetahui bagaimana memulai pekerjaan dan bagaimana pula harus mengakhiri pekerjaan sebagai seorang pamong tulen,”jelasnya.
Karena itu, seorang pamong tulen, selalu mengetahui, pekerjaan dimulai dari mana dan diakhiri dari mana, dalam setiap melaksanakan tugas. Selain itu, selaku pimpinan pemerintahan, harus bisa membangun dan membina kemasyarakatan.
BTM juga mengingatkan, bahwa upacara bendera setiap senin, harus rutin dilakukan karena merupakan instruksi Gubernur Papua.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN Kota Jayapura yang merayakan Idul Fitri. Kemudian, saling bersalaman dilakukan seusai upacara sebagai wujud silaturahmi Wali Kota, Wakil Wali Kota serta para kepala OPD bersama seluruh ASN Pemkot Jayapura.
“Moment penting ini, harus dijadikan moment untuk lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan dan pengandian untuk masyarakat, bangsa dan negara.”ujarnya. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *