Dihantam Gelombang, 6 Warga PNG Tenggelam

Elfira/Cepos
Anggota Sat Pol Airud Polres Jayapura Kota saat memintai keterangan korban Desmon Yape korban yang selamat, Kamis (21/6). Itu

JAYAPURA- Dihantam gelombang besar, 6 warga Papua Nugini (PNG) yang membawa 35 karung pinang tenggelam di perairan Holtekamp Skow pada Kamis (21/6) sekira pukul 05.00 WIT kemarin.
Kanit Gakkum Sat Pol Airud Polres Jayapura Kota, Aiptu Basri menyebutkan 6 warga PNG tersebut berasal dari Kampung Litre Distrik Vanimo PNG saat menuju Jayapura dengan menggunakan Longboat untuk menjual hasil kebun mereka berupa pinang.
“Longboat mereka terbalik saat dihantam gelombang besar, 35 karung pinang dan dokumen lintas batas dibiarkan tenggelam dan mereka menyelamatkan diri,” kata Basri kepada Cenderawasih Pos, Kamis (21/6) kemarin.
Dikatakan, dari 6 orang tersebut satu diantaranya adalah wanita. Dimana saat kejadian 5 lainnya menyelamatkan diri berenang dengan menggunakan jerigen ke Skow, sedang Motoris yang bernama Desmon Yape ditemukan salah satu nelayan dengan posisi terapung menggunakan jerigen kosong.
“Melihat kejadian itu, sang Nelayan datang melaporkannya kepada penjaga piket Pol Airud Polres Jayapura Kota dan saat itu juga dua anggota langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara guna mengevakuasi korban beserta longboat-nya di Pol Airud Polres Jayapura Kota,” terangnya.
Dikatakan, terbaliknya longboat akibat muatan yang melebihi kapasitas ditambah gelombang air laut yang tinggi. Namun dirinya bersyukur karena keenam korban tersebut dalam kondisi selamat.
“Setelah ini kami akan kembalikan mereka ke negaranya, namun sebelumnya kami sudah koordinasikan dengan konsultan dan badan perbatasan serta instansi lainnya untuk tindakan lanjutan,” terangnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *