Akhiri Jabatan, Doren Minta Masyarakat Ikuti Pilkada Secara Damai

Pjs Bupati Jayawijaya Doren Wakerkwa SH saat menyerahkan dana pembayaran denda adat kepada pihak korban dalam pertikaian antara warga Welesi dan Wouma di Lapangan Walesi, Selasa, (19/6).

JAYAPURA-Usai menyelesaikan pertingakian antara masyarakat Wouma dan Walesi dengan membayar denda adat Rp 1,5 miliar, Pjs Buati Jayawijaya, Doren Wakerkwa berharap masyarakat Jayawijaya dapat hidup damai menjelang Pilgub dan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya.

Dikatakan, pertikaian masyarakat yang terjadi di Kampung Walesi dan Kampung Wouma, Kabupaten Jayawijaya telah diseelsaikan. Kedua belah pihak sepakat berdamai setelah dimediasi langsung dirinya bersama Forkompimda dengan membayar tuntutan masyarakat dan keluarga korban sebesar Rp 1,5 miliar.

“Keluarga dengan ikhlas menerima dana tersebut dan juga denda adat kepada kepala perang 30 ekor babi, namun  namun diserahkan  33 ekor babi,” ujarnya Rabu, (20/6).

Dikatakan, penyelesaian perang suku selesai, maka diharapkan Pilkada Bupati Jayawijaya dan Pilgub Papua bisa berjalan aman dan masyarakat dapat menggunakan hak politiknya dengan baik.

Dikatakan, dirinya telah menyelesaikan perang suku dalam kepemimpinannya selama kurang lebih lima bulan terhitung 20 Februari 2018 sampai 23 Juni 2018, dapat berjalan dengan baik.

“Saya diharapkan kepada ASN, TNI/Polri dan seluruh masyarakat Jayawijaya menyatukan pandangan, pikiran dan tingkatkan rasa persaudaraan untuk menciptakan kedamaian menuju Jayawijaya mandiri dan bertanggung jawab dalam segala aspek pembangunan,”ungkapnya.

Dengan berakhirnya masa jabatannya pada 23 Juni, dirinya menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap dirinya sehingga Jayawijaya tetap aman dan damai.(oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *