Masyarakat Terus Didorong Cintai Pangan Lokal

KULINER PAPUA: Seorang Mama-mama Papua saat menjajakan kuliner khas Papua dari bahan sagu dan ubi-ubian di lokasi pelaksanaan FD ke XI di Kalkhote, Distrik Sentani Timur, Selasa (19/6).

SENTANI-Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura terus mendorong masyarakat untuk mencintai pangan lokal, seperti sagu, ubi-ubian dan bahan lokal lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pangan modern seperti beras dan lain-lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura, Tasrief Thayeb, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini berusaha mendorong pangan lokal kepada masyarakat, karena gizi dari pangan lokal lebih tinggi dari beras.

“Untuk pangan lokal ini kita berpedoman pada pangan yang bergizi seimbang dan aman serta halal untuk dikonsumsi,” ungkapnya saat ditemui di Kalkhote Distrik Sentani Timur, Selasa (19/6) kemarin.

Untuk mendorong masyarakat mencintai pangan lokal, pihaknya mendorong lomba cipta menu tingkat kabupaten yang diikuti kelompok-kelompok wanita dari masing-masing distrik yang ada di Kabupaten Jayapura.

“Perlombaan pangan lokal ini disesuaikan dengan menu makanan lokal yang ada di daerah tersebut. Nanti yang juara di tingkat Kabupaten Jayapura, akan dilombakan di Provinsi Papua,” ucapnya.

Untuk lomba cipta menu pangan lokal ini juga, pihaknya mengikutkan dalam Festival Danau Sentani (FDS), sehingga yang nanti melihat proses pembuatan pangan lokal ini bukan saja para ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Jayapura, tetapi masyarakat secara luas yang datang untuk melihat kegiatan FDS.

Lomba cipta menu pangan lokal ini merupakan yang ketiga kali dilaksanakan. Lomba ini diakuinya merupakan bagian dari upaya melestarikan pangan lokal di Kabupaten Jayapura.

“Kami kerja sama dengan panitia FDS untuk melakukan lomba cipta menu pangan lokal dari 20 kelompok yang ada setiap distrik di Kabupaten Jayapura,” pungkasnya. (bet/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *