Jangan Sampai Terjadi Konflik Horizontal di Paniai

DEMO- Orasi dari Solidaritas Masyarakat Paniai dalam aksi demonstrasi yang dilakukan di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Selasa (19/6) kemarin.

JAYAPURA- Solidaritas Masyarakat Paniai melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor KPU Provinsi Papua, Selasa (19/6). Massa yang berjumlah 100 orang, meminta agar KPU Provinsi Papua tidak menciptakan konflik horizontal dengan mengakomodir pasangan yang jelas-jelas tidak memenuhi syarat dalam Undang-Undang.

Bukan hanya itu, massa pun menuntut agar KPU RI segera menonaktifkan Adam Arisoi dan Tarwinto, yang mana dinilai sebagai pemicu konflik Pilkada Paniai. Jikalau di kemudian hari, hal yang dikhawatirkan terjadi, yakni konflik horizontal di Paniai, maka keduanya diminta untuk bertanggung jawab atas konflik yang terjadi di Paniai.

“Artinya, keputusan KPU Paniai dengan menetapkan calon tunggal pada Pilkada Paniai per 7 Juni lalu itu sudah final. Oleh sebab itu, yang sudah ditetapkan itu harusnya dijalankan terus, yang mana kami menuntut tetapkan aturan yang telah ditetapkan KPU Paniai,” ujar koordinator aksi demo, Yunus Kadepa, kepada Cenderawasih Pos, usai orasi dilakukan.

Ditambahkan, di Paniai saat ini sedang terjadi sengketa politik, yang mana aturan yang sebelumnya telah ditetapkan, diputar balik dengan isu-isu yang malah membuat gaduh masyarakat. Hal ini membuat masyarakat sendiri tidak merasa aman dan damai.

“Kami, mahasiswa, tidak mau Paniai itu tidak aman,” tegasnya.

Sehubungan dengan tidak adanya ketua maupun komisioner KPU Provinsi Papua di tempat, sehingga aspirasi massa diterima langsung oleh Plt. Sekretaris KPU Provinsi Papua, Mika Sraun, SE.

(ade/gra/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *