Kebijakan Bayar Denda 3 Milyar, Tidak Masuk Akal

Bupati Jayawijaya Definitif Jhon Wempi Wetipo

Bupati Jayawijaya Definitf Persilakan Pjs Bupati Cari Uang Sendiri

WAMENA – Rencana Pemkab Jayawijaya melalui Pjs Bupati Jayawijaya Doren Wakerwa untuk membayar Rp 3 miliar kepada masyarakat yang menjadi korban bentrok baru-baru ini dinilai sangat tidak masuk akal dan itu kebijakan yang salah.

Bupati Definitif Jayawijaya John Wempi Wetipo yang saat ini masih menjalankan cuti kampanye Pilgub Papua menilai jika ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten Jayawijaya, sejak ia memimpin Jayawijaya yang memasuki 10 tahun ini.
Penyelesaian kasus-kasus itu pemerintah memberikan hanya kompenisasi tidak lebih dari Rp 600 juta.
“Saya tidak ingin bentrokan warga ini dijadikan sebagai bisnis atau lahan dimana orang berperang dulu baru pemerintah yang bayar. Itu tidak ada. Sehingga kalau Pjs bupati menjanjikan Rp 3 miliar silakan dia cari uang baru membayar. Karena pada saat dijanjikan itu, ia berbicara mewakili Gubernur Papua, Asisten 1 Provinsi Papua, sebagai Kepala Satpol PP Provinsi Papua dan Sebagai Pjs Bupati Jayawijaya,”ungkapnya Selasa (12/6) kemarin saat ditemui di Wamena.
Menurutnya, apa yang dijanjikan kepada masyarakat harus ditepati, sehingga harus mencari uang dan membayar masyarakat. Ia juga ingin menyampaikan dan mengingatkan bahwa pada tanggal 23 juni ini jabatan Pjs itu sudah berakhir dan masalah ini jangan menggantung dan diteruskan kepada bupati definitif.
Pada saat dirinya mulai kembali bertugas tanggal 25 Juni, Wetipo menegaskan bahwa dirinya tidak ada urusan dengan sejumlah anggaran yang dijanjikan kepada masyarakat.
“Kalau Pjs tidak selesaikan janjinya membayar Rp 3 miliar, saya akan arahkan masyarakat untuk bertemu dengan Asisten 1 di Provinsi Papua. Dari pada nanti membawa masalah ke provinsi, sekarang bagaimana caranya menepati janji untuk membayar Rp 3 miliar yang dijanjikan,”tegasnya.

Selengkapnya baca di harian cepos edisi 13/6.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *