Thomas Sondegau: KPU-Bawaslu Segera Selesaikan Masalah

Thomas Sondegau

JAYAPURA- Hari demi hari mulai berlalu, di mana puncak penyelenggaraan Pilkada Papua, yakni pada pemungutan suara per 27 Juni mendatang artinya, kini hanya menyisakan 18 hari saja menuju pemungutan suara Pilkada Papua, baik Pilkada Gubernur Papua maupun Pilkada Bupati di 7 kabupaten di Provinsi Papua.

Demikian, Ketua Panitia Khusus Pilkada Gubernur (Pansus Pilgub) DPR Papua, Thomas Sondegau, berharap sekiranya tidak terjadi gesekan-gesekan di masyarakat, yang mana dikhawatirkan dapat berpotensi konflik dan kekacauan.

“Kami pun mengupayakan kinerja kami dalam fungsi pengawasan,  untuk mengkoordinasikan semua stakeholder, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota, bukan hanya di 7 kabupaten penyelenggara Pilkada Bupati, sebaliknya di seluruh 29 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada Gubernur Papua,” tegas Ketua Pansus Pilgub DPR Papua, Thomas Sondegau, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (8/6) kemarin.

Di sisi lain, Sondegau pun menyoroti kinerja dari pada KPU Provinsi Papua dan Bawaslu Provinsi Papua, yang bersitegang di beberapa hari belakangan. Dirinya meminta agar persoalan keduanya dapat segera diselesaikan, sebab, hal ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat.

“ Oleh sebab itu, keduanya, baik KPU Provinsi Papua maupun Bawaslu Provinsi Papua, dapat menjalin kembali koordinasi, sehingga dapat menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Dengan demikian, agenda penyelenggaraan Pilkada Papua pada umumnya di seluruh daerah, terlebih menjelang pemungutan suara per 27 Juni mendatang, tidak menemui hambatan dan kendala apapun,” sebutnya.

Seperti diketahui, pemilihan kepala daerah ini tidak lain merupakan agenda nasional yang dilakukan secara serentak. Dengan demikian, sudah menjadi harga mati bagi kedua lembaga penyelenggara Pilkada Papua, agar menjadikan Pilkada Papua sebagai prioritas untuk disukseskan. Bukan apa, sebab, kalau sampai pemungutan suara nanti tertunda, maka secara otomatis Pilkada Papua akan disoroti secara nasional.

“Hal inilah yang harus kita cegah, jangan sampai terjadi. Bagi keduanya, selesaikan dulu Pilkada Papua. Setelahnya, mau saling melaporkan pun tidak menjadi persoalan. Intinya, Pilkada Papua harga mati dilaksanakan dengan lancar, terutama pemungutan suara per 27 Juni nanti,” tambahnya.

Dalam memegang peranan sebagai penyelenggara Pilkada Papua, maka keduanya tidak boleh pecah. Jika malah yang terjadi sebaliknya, maka dikhawatirkan, penyelenggaraan Pilkada di Papua bisa terhambat sampai pada hal-hal lain yang tidak diinginkan dapat terjadi.

“Artinya, hubungan keduanya menentukan jalannya penyelenggaraan Pilkada Papua. Kedua lembaga ini tidak boleh main-main. Sampai kalau ada persoalan, maka kami akan panggil dan mempertanyakan hubungan dan sinergitas kerja keduanya. Namun, jauh sebelumnya, kami hanya meminta agar keduanya dapat menjamin penyelenggaraan Pilkada Papua berjalan lancar sampai pada akhirnya, salah satu cara, tidak lain dengan duduk dan kembali menjalin kerja sama apik keduanya,” pungkasnya. (gra)

One thought on “Thomas Sondegau: KPU-Bawaslu Segera Selesaikan Masalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *