Ini Penyebab Bentrok 2 Kelompok Warga di Jayawijaya

Massyarakat wouma saat melakuan pengungsian ke kota Wamena.


WAMENA- Dua kelompok warga yaitu warga Distrik Walesi dan Distrik Wouma Kabupaten Jayawijaya, terlibat bentrok dan saling serang sejak Selasa (5/6) malam kemarin hingga Rabu (6/6).
Aksi saling serang ini dipicu sekelompok pemuda yang diduga dipengaruhi minuman keras mabuk melakukan pemalangan di Wouma. Sekelompok pemuda ini membuat sekelompok terhadap warga dari Walesi yang hendak pulang tidak bisa melintas hingga akhirnya terjadi perkelahian.
Perkelahian ini berlanjut setelah warga Walesi melaporkan hal tersebut ke masyarakat yang lain sehingga warga Walesi melakukan penyerangan kepada warga Wouma sejak Selasa malam hingga Rabu (6/6) siang.
Aparat Polres Jayawijaya yang dipimpin Kapolres Jayawijaya AKBP. Jan Bernard Reba sejak terjadi bentrok sudah berusaha menenangkan kedua kelompok massa yang bertikai.
Rabu siang Kapolres Jan Reba bersama anggotanya sempat berhasil memenangkan dua kelompok massa yang bentrok. Namun menjelang sore, bentrokan kembali dan makin memanas lantaran warga Walesi kembali menyerang dan warga Wouma langsung mengungsi ke kota.
Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan guna menghanghalau massa yang menyerang. Selain itu, Kapolres dan anggotanya menenangkan massa dan membantu warga yang mengungsi.
Dari pantauan Cenderawasih Pos warga dari Kampung Wesakin dan Wesapma Distrik Wouma khususnya yang laki-laki sudah keluar dari pemukiman mereka dengan membawa alat tajam berupa panah, tombak, dan parang untuk melakukan perlawanan kepada warga Walesi yang menyerang.

Selain itu warga Wouuma juga terus berdatangan dari arah pasar, dan aparat kepolisian juga terus menghmbau warga untuk tidak membawa alat tajam dan tidak terprovokasi dengan aksi -aksi penyerangan tersebut. (jo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *