Inspektorat Diminta Periksa Proyek Penghijauan Jalan Brawijaya

Penghijauan median Jalan Brawijaya  yang menelan sekitar Rp 600 juta. Kini disoroti  pihak DPRD  Merauke

MERAUKE-Ketua Komisi C yang membidangi pembangunan DPRD Kabupaten Merauke Hengky Hendrikus Ndiken meminta Inspektorat Kabupaten Merauke segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek penghijaun sepanjang median jalan Brawijaya yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Kabupaten Merauke.

Menurutnya, proyek penghijaun median jalan itu menelan anggaran yang cukup besar sekitar Rp 600 juta. Yang menjadi persoalan saat ini, kata dia adalah dana sebesar itu hanya digunakan untuk proyek penghijauan median jalan yang ditanami pohon atau bunga yang kualitasnya sangat tidak cocok untuk keindahan Kota Merauke.

“Ini tolong diperiksa. Bagaimana mungkin dana sebesar itu hanya untuk tanam pohon yang tidak jelas,” kata politikus PAN ini.

Dikatakan, proyek penghijuan median jalan yang menelan anggaran besar itu tidak menyelesaikan persoalan yang ada. Sebab, jika itu untuk penghijauan namun kenyataan dilapangan pohon yang ditanam tidak akan berdampak terhadap keasrian atau penghijaun Kota Merauke. Oleh karena itu, Hengky berharap, Inspekorat atau BPK segera memanggil dinas terkait untuk diperiksa penggunaan dana tersebut.

“Boleh dilihat juga  sampai saat ini bunga atau pohon yang ditanam itu sudah mulai mengering dan sebagian sudah mati. Apakah dana sebesar itu tidak ada biaya perawatannya,” tanyanya.

   Sementara itu, hingga berita   ini diturunkan pihak Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman belum berhasil dikonfirmasi   terkait dengan sorotan dari Ketua Komisi C DPRD Merauke yang membidangi pembangunan   tersebut. (roy/nik/ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *