Pemkab Rasionalisasi Anggaran Pilkada Bupati Jayawijaya

ketua DPRD Jayawijaya, Taufik Latuihamallo

WAMENA- Setelah Komisi A DPRD Jayawijaya mempertanyakan  alokasi anggaran Pilkada Bupati dan Wakil Bupati  Jayawijaya, Tahun 2018 dalam sidang LKPJ Bupati 2017, maka Pemkab Kabupaten Jayawijaya saat ini tengah melakukan rasionalisasi anggaran pelaksanaan untuk KPU dan Panwas serta keamanan.

Ketua DPRD Jayawijaya, Taufik Latuihamallo mengatakan,  Rp 75 miliar  yang dianggarkan Pemkab kepada KPU untuk Pilkada Jayawijaya, nantinya akan dirasionalkan lagi. Ini kaitannya dengan hanya ada satu pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Jayawijaya, sehingga dana yang diberikan kepada penyelenggara baik KPU, Panwas maupun keamanan akan segera dirasionalisasikan.

“Pada saat KPU menyusun anggaran Pilkada itu dengan pertimbangan kemungkinan akan ada lebih dari satu pasang calon, sehingga penganggarannya disusun waktu itu dengan anggaran seperti itu, tetapi faktanya hanya satu pasangan calon,”ungkapnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat (1/6/2018).

Menurutnya, anggaran tersebut akan dirasionalisasi kembali dan DPRD sudah dapat informasi secara lisan dari KPU, anggaran itu akan dikembalikan ke pemerintah daerah setelah dilakukan penghitungan kembali.  Selain itu anggaran yang diberikan ke KPU itu tidak langsung digunakan oleh KPU, di mana dilaporkan ke KPU pusat dan semua dikontrol di kementerian dalam negeri.

“KPU juga tidak bisa sembarang menggunakan dana itu. Termasuk anggaran Panwas Rp 20 miliar dan keamanan Rp 17 miliar lebih,”jelasnya.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 02/6  .(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *