Gedung Arsip DPKAD Jayawijaya Diduga Sengaja Dibakar

Anggota Polres Jayawijaya saat melakukan olah TKP di gedung Arsip DPKAD Jayawijaya yang terbakar, Rabu, (30/5).

WAMENA-Setelah melakukan olah TKP pada gedung arsip DPKAD Jayawijaya yang terbakar, Polres Jayawijaya mengklaim bahwa kebakaran tersebut tidak ada hubungannya dengan arus pendek listrik. Kepolisian menduga, gedung tersebut sengaja dibakar. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih dalam.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Jan Bernard Reba mengakui, pihaknya sudah berupaya untuk memadamkan api yang membakar gudang arsip DPKAD sehingga api tidak merembat ke gedung yang besar.

“Setelah penyelidikan terhadap faktor-faktor penyebab kebakaran, diduga bahwa posisi instalasi di dalam cukup bagus,walaupun lama, sehingga kalaupun ada situasi lain misalnya korsleting dan lain-lain pasti limit akan turun dan ada percikan api,”ungkapnya.

Namun ini secara langsung api bukan dari listrik sehingga ada kecurigaan kepolisian bahwa ada yang sengaja membakar gedung itu karena  pada saat siang, ada rapat paripurna DRPD yang membahas tentang retribusi pajak yang ada di pasar-pasar tidak maksimal dan yang kedua pada siang harinya ada rapat dari keuangan yang membahas tentang rencana lelang infrastruktur yang ada.

“Kami menduga ada kaitannya ke sana. Hanya dua, biasanya modus yang dipakai kalau ada pemeriksaan dari KPK atau BPK, sehingga besoknya atau malamnya ada kebakaran. Ini berkaitan dengan situasi politik Pilkada, kemudian pertanggungjawaban keuangan dan lain-lain, tidak menutup kemungkinan orang di dalam yang melakukan atau ada yang disuruh,”bebernya.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 02/6 (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *