Polda Antisipasi Perang Suku dan Aksi KKB Saat Pilkada

MIMIKA- Persoalan perang saudara dan perang suku tidak menutup kemungkinan akan terjadi  menjelang Pemilihan  Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, demikian juga aksi KKB untuk menggangu proses Pilkada. Untuk mengantisipasi gangguan ini, Polda Papua telah mempersipakan pengamanan terhadap ancaman dan gangguan Kamtibmas dalam bentuk apapun, khususnya di wilayah rawan gangguan, salah satunya di Kabupaten Mimika.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, M.H dalam arahannya kepada Personil gabungan  TNI/Polri  dalam rangka pengamanan Pilkada di Aula Polres Mimika, Selasa (29/5).

  Apa yang disampikan Kapolda Papua berkaitan dengan pengalaman pesta demokrasi di Papua, sehingga itu sebagai pelindung rakyat harus ekstra kerja lebih keras supaya pesta demokrasi tersebut bisa berlangsung secara demokratis.

“Sudah cukup banyak peristiwa yang memprihatinkan yang terjadi di Kabupaten Mimika merupakan gambaran praktek demokrasi di tanah Papua, oleh karena itu kita harus tetap menjaga kewibawaaan negara agar tampilan kekerasan yang telah terjadi di masa lalu tidak akan timbul kembali. Sehingga perlu diadakan pengawasan dan pengawalan supaya tokoh tertentu tidak melakukan main hakim sendiri,” ungkapnya.

  Lanjutnya, peran aparat melakukan komunikasi intensif terhadap KPU dan masyarakat serta mendeteksi apakah berlangsung secara profesional atau tidak masing-masing paslon baik independent maupun partai supaya tidak bertentangan dengan peraturan yang ada. Sehingga mengakibatkan timbulnya masalah baru yang mengancam situasi Kamtibmas di Kabupaten Mimika.

   Selain itu, factor Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dapat menjadi faktor penghalang bagi masyarakat dalam melaksanakan Pilkada 2018. Sangat dimungkinkan masyarakat akan dijadikan sasaran dalam penembakan mereka dan merebut seluruh logistik pemilu untuk mengacaukan situasi dari yang aman sekali menjadi rawan sekali. 

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 31/5  (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *