Pasarkan Kerajinan dengan Media Online

Warga Asei saat diajarkan cara mengambil gambar yang benar dengan menggunakan Ponsel, hal tersebut untuk menunjang dalam hal memasarkan kerajinan mereka melalui Online, Sabtu (26/5).

SENTANI- Sekitar 20 orang mama-mama Sentani pembuat  kerajinan dari serat kayu begitu antusias, dalam mengikuti sosialisasi gerakan nasional non tunai, jual beli Online, dan Workshop fotografi produk lokal kreatif yang diadakan Volunteer Honay Digital bersama Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Papua dan Kelas Pagi Papua di Balai Kampung Sabtu (26/5) kemarin

Founder Honay Digital Fredy menyebutkan kegiatan tersebut merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan-kegiatan sebelumnya, sebagaimana diadakan di Kampung Asei karena Kampung Asei akan dijadikan Kampung Binaan atau pilot project dari sosial Honay Digital.

“Dari kegiatan seperti ini masyarakat setempat yang memiliki kerajinan lokal dapat memahami adanya sistem uang non tunai, jual beli online, dan memahami tata cara foto produk lokal mereka dengan kreatif dan baik. Sehingga masyarakat setempat bisa mandiri dan tak lepas dari bantuan anak-anak mereka yang sudah paham akan media digital yang berkembang saat ini,” ucap Fredi kepada Cenderawasih Pos.

Menurut dia, selama ini produk kerajinan masyarakat setempat masih dijual secara konvensional dan masih bergantung pada turis yang datang. Sehingga itu dirinya bersama para Volunteer lainnya ingin meningkatkan daya jual agar bisa beralih ke sistem jual beli online, entah itu  menggunakan media jual beli yang sudah ada seperti Bukalapak, Tokopedia, ataupun media sosial seperti Facebook dan Instagram.

“Dengan jual beli online, saya harap mama-mama tak lagi bergantung pada turis yang datang untuk memasarkan produk mereka. Namun bisa memasarkannya lewat media online dan itu akan membantu mereka,” ucapnya.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 28/5  (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *