12 Satwa Endemik Papua Dilepas

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber  Daya Alam, Timbul Batubara saat melepasliarkan salah satu satwa endemik Papua, yaitu Elang Bondol, di lereng hutan Cycloop, Sabtu (26/5) siang.

JAYAPURA-Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua melakukan pelepasan satwa endemik Papua di hutan Pasir Enam  atau lereng Cycloop, Sabtu (16/5) siang. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan  Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia,  dalam rangkaian kegiatan menuju Festival Cycloop 2018

  Dalam pelepasan kali ini, BBKSDA Papua melepaskan sebanyak 12 ekor satwa endemik Papua. Diantaranya Nuri Bayan 3 Ekor (Penyerahan dari masyarakat ke kandang transit ), Kakatua Jambul Kuning 2 ekor (Penyerahan masyarakat ke kandang transit), Kakatua Raja 2 ekor (penyerahan BPPHLHK wilayah III Jayapura),  Elang Bondol 1 ekor (penyerahan Balai Karantina Pertanian kelas 1 Jayapura), Nuri Kepala Hitam 1 ekor (Penyerahan dari Balai BPPHLHK Seksi Wilayah III Jayapura), Ular Sanca Permata 3 ekor (Penyerahan dari Komunitas Pencinta Reptil Mania).

   Kepala BBKSDA Papua, Timbul Batubara mengatakan bahwa hutan Cycloop merupakan penyuplai air dan oksigen terbesar bagi masyarakat Kota Jayapura, oleh karena itu harus diselaraskan dengan adanya perlindungan flora dan fauna.

  “Pelepasan hari ini harus kita jaga supaya hewan ini tetap hidup dan terjaga dengan baik, karena ini merupakan satwa kebanggaan kita  sebagai orang Papua, apa lagi satwa ini terancam punah, jadi kita semua harus memiliki tanggungjawab bersama menjaga satwa ini,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos usai melepasliarkan 12 ekor satwa endemik Papua di hutan Pasir Enam, Sabtu (26/5) siang.

 Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 28/5 (eri/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *