Hindari Pelangaran yang Bisa Picu Konfilik

Kapolres Keerom, AKBP Muji Windi Harto, S.IK.SH saat memasang atribut kepada anggota Polri pada apel kesiapan pengamanan jelang Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Lapangan Upacara Mapolres Keerom, pekan kemarin.

Terutama Menjelang Pilkada Gubernur Papua

KEEROM-Kapolres Keerom, AKBP Muji Windi Harto, S.IK, SH berharap agar masyarakat menghindari pelanggaran yang bisa memicu konflik menjelang Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

Hal itu disampaikan Kapolres pada acara apel kesiapan TNI/Polri dan Linmas dalam rangka pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tahun 2018. Dikatakan, Pilkada adalah salah satu perwujudan dari kedaulatan rakyat yang proses pelaksanaannya dilakukan melalui pemilihan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil guna memperoleh pemimpin  daerah.

Diungkapkan, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi yang dilakukan, dapat diidentifikasi beberapa faktor penyebab permasalahan Pilkada diantaranya, adanya beberapa Paslon dan tim sukses yang tidak bisa menerima kenyataan atas kekalahan dalam Pilkada, meskipun sebelumnya sudah mendatangani deklarasi siap kalah dan menang.

“Kondisi geografis Papua yang berbukit-bukit, terjal dan cuaca ekstrim, independensi penyelenggara yang cenderung menguntungkan Paslon tertentu,  adanya dendam politik pada Pilkada periode sebelumnya yang masih berlanjut pada Pilkada berikutnya, terjadinya intervensi birokrat yang mempengaruhi pilihan para ASN,”kata Kapolres di Lapangan Upacara Mapolres Keerom, pekan kemarin.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 24/5 (oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *