Gara-gara Togel, IRT terancam 10 Tahun Penjara

MR dikawal anggota Polres Jayapura Kota dari tahanan Mapolres Jayapura Kota menuju ruang siaran pers di Mapolres Jayapura Kota, Rabu (23/5).

JAYAPURA-  Kelopak mata wanita dengan inisial MR (40) warga Cigombong Blok E No 37 itu basah saat dirinya dikeluarkan dari tahanan Mapolres Jayapura Kota menuju ruangan tempat siaran pers dilakukan bersama wartawan di Mapolres Jayapura Kota, Rabu (23/5) kemarin.

    MR tersandung kasus judi jenis togel kupon putih yang diamankan Tim Opsnal Polres Jayapura Kota pada Selasa (22/5) sekira pukul 14.45 WIT. Saat ini, MR sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian.

  “MR disangkakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” kata Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra kepada Wartawan.

   Dari pemeriksaan sementara, MR mengaku sejak 2 bulan terakhir dirinya  menjalankan aktivitasnya sebagai penjual togel. Dan dari hasil penjualannya itu, MR menyetornya ke seseorang yang berada di Hamadi.

  “Untuk tempat MR menyetor uang sedang kami dalami dan tentu akan ditangkap. Adapun omset dalam penjualan tersebut, MR mendapatkan pemasukan Rp 500 ribu perharinya,” terangnya.

   Diterangkannya, saat dilakukan penangkapan anggota berhasil mengamankan Barang Bukti (BB)  berupa uang tunai sebesar Rp 57 ribu, 1 buah kalkulator warna silver merk citizen,  1 buah hekter putih merk max,  4 lembar kertas bertuliskan angka dan shio,  6 buah buku nota ukuran kecil dan 5 buah buku nota ukuran besar.

  “Selama bulan puasa, baru 1 orang yang kami amankan terkait dengan kasus judi jenis togel. Saya harap masyarakat tidak lagi menjalankan aktivitas ini,” harapnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *