Masyarakat Wilayah 3 Wajib Tanam Gaharu

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM saat menyerahkan pohon Gaharu kepada masyarakat Distrik Waris untuk ditanam di wilayah tersebut, pekan kemarin. Masyarakat Keerom diwajibkan tanaman pohon Gaharu.

JAYAPURA-Satu pohon Gaharu bisa menghasilkan Rp 50 juta, maka masyarakat Kabupaten Keerom diharapkan kembali lagi menanam pohon Gaharu sebagai tanaman yang dulunya ada di daerah tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Keerom, Ir Joko Susilo MM mengatakan, 30 tahun lalu, Kabupaten Keerom merupakan penghasil Gaharu terbesar.

“Gaharu itu jenis endemik asli Papua yang manfaatnya bisa digunakan untuk kesehatan seperti make up dan obat-obatan tradisional,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos di Waris belum lama ini.

Bahkan menurutnya, Gaharu sekarang ini makin berkurang, sementara dunia internasional sangat mengharapkan Gaharu ini dikembangkan kembali.

“Pohon Gaharu kalau kualitasnya bagus untuk satu pohon nilainya bisa mencapai Rp 50 juta.

Untuk itu, Bupati Keerom terus berupaya mengajak masyarakat mengembangkan tanaman Gaharu yang merupakan tanaman milik masyarakat Keerom dulunya.

Selain itu, penanaman Gaharu juga bermanfaat untuk perlindungan terhadap lingkungan dan juga meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

“Oksigen yang kita hirup itu berasal dari tanaman, sehingga jika tanaman ini ditebang terus maka lama-lama oksigen habis dan kita akan kesulitan bernafas,”ungkapnya.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 22/5 (oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *