Djuli Mambaya Siap Patuhi Proses Hukum

Djuli Mambaya

Terkait Ditetapkan Sebagai Tersangka Proyek Pembangunan Terminal di Nabire

JAYAPURA- Penetapan Djuli Mambaya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan terminal di Kabupaten Nabire oleh penyidik Direskrim Khusus Polda Papua, diakui oleh yang bersangkutan.

  “Ya itu memang benar informasnya bahwa saya memang ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak peyidik Direskrim Khusus Polda Papua,”ungkap Djuli Mambaya ketika memberikan keterangan pers bersama wartawan di Jayapura, Minggu (20/5).

  Djuli akui bahwa penetapannya sebagai tersangka pada hari Jumat(18/5) lalu, dimana pihak penyidik Direskrim Khusus Polda Papua mendatangi kantornya dengan menyerahkan surat secara resmi .

“ Intinya saya sangat menghargai dan patuh hukum, saya juga menghargai kinerja dari pihak penyidik Polda Papua akan kasus ini, serta pihak Tipikor yang mana mereka juga meminta bantuan kepada BPKP atas informasi kasus tersebut,sehingga mengambli langkah cepat untuk memprosesnya,”terang Djuli yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum(PU) Provinsi Papua.

  Djuli mengatakan, kenapa BPKP karena pada saat temuan pertama di paket pekerjaan pembangunan terminal  di Kabupaten Nabire itu pada tahun 2016 lalu dimana BPKP yang melakukan pemeriksaan dan ada temuan kerugian Negara sebesar Rp.169,554 juta lebih.

  “ Ini temuan BPKP tahun 2016 lalu dan dana ini sudah dikembalikan kepada kas daerah pertanggal 18 April 2017 senilai Rp. 169. 554. 554 melalui rekening di Bank Papua,”ujar Djuli.

selengkapnya baca di Harian cenderawasih Pos edisi 21/5 (ans).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *