Polisi Anggap JUT Belum Lakukan Pidana

JAYAPURA – Jika selama ini tak sedikit suara publik termasuk para tokoh di Kabupaten Keerom bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI ) Provinsi Papua yang bersuara untuk memulangkan Ust Jafar Umar Thalib (JUT) dari Kabupaten Keerom karena dianggap melakukan aktifitas yang meresahkan bahkan cenderung mengajarkan aliran radikal, namun penilaian lain justru diutarakan oleh Kapolda Papua, Irjend Pol Boy Rafli Amar.

Kapolda melihat bahwa hingga kini pihaknya belum mendapati aktifitas yang melanggar aturan pidana. Karenanya ia juga tak bisa semena-mena melakukan penegakan hukum. Selama tak ada perbuatan yang berbau pidana pihaknya tetap menganggap bahwa aktifitas JUT belum bisa dikenakan pasal pelanggaran pidana. “Soal Jafar Umar Thalib kita tetap bertindak sesuai konstitusi negara hukum yang berlaku dan kepolisian terus melakukan antisipasi apakah ada kegiatan atau aktifitas yang mengarah pada pelanggaran hukum atau tidak, Tapi jika ada Perda  yang dilanggar maka kami mendorong pemerintah daerah yang bertindak,” kata Boy usai melakukan pertemuan dengan Mjelis Rakyat Paua (MRP) di ruang rapat MRP, Jumat (18/5).

Boy mempertegas bahwa untuk menindak informasi yang belum bisa dipastikan melanggar maka semua harus mengacu pada hukum acara yang ada. Tidak boleh melampaui batas, harus terukur, untuk menegakan hukum seadil-adilnya dan memberikan penghormatan sesuai nilai kemanusiaan. Namun meski itu yang disimpulkan, Polda kata Boy tetap melakukan pengawasan 1 x 24 jam kepada kelompok yang dianggap bisa berpotensi menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan termasuk kelompok JUT.

“Semua kami awasi dan jika terbukti menyalahi langsung kami sikapi. Tapi kalau ada menyalahi Perda silahkan Pemda yang tangani, artinya tidak semua di Polisi. Sejauh ini indikasi mengarah pada pidana itu tak ada makanya situasi di tengah masyarakat ini wajib dikelola agar keharmonisan selalu ada,” pungkasnya.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 19/5 (ade/cr-211).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *