Di Wamena, 2 Orang Ditikam, Seorang Wanita Tewas

Kapolres Jayawijaya AKBP. Jan Bernard Reba saat memimpin Anggotanya melakukan olah TKP tempat tertikkamnya korban Mia Itlay 

WAMENA – Kasus kekerasan beruntun yang merenggut nyawa terjadi di Jayawijaya. Dalam sehari, kasus kekerasan terjadi terhadap  dua warga di tempat berbeda yakni terhadap Mia Itlay dan Hendra Wadi. Keduanya  ditikam dan dibacok hingga salah satunya harus meregang nyawa yakni Mia Itlay. Sedangkan korban Hendra Wadi dapat diselamatkan meskipun mendapat luka bacokan serius dibagian kepala.

Dari. Dua kasus tersebut para pelaku. Belum  diidentifikasi oleh pihak kepolisian dan masih melakukan upaya pencarian dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi -saksi yang melihat kejadian tersebut,

Untuk kasus penikaman yang membuat korban Mia Itlay meninggal dunia, dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos diketahui awalnya pada Kamis (17/5) malam sekitar pukul 20.30 WIT, korban  bersama dengan saksi Merry Hisage dan Yuli Lokon berjalan kaki jalan Trikora menuju ke Mall Wamena. Sebelum sampai di Mall, tepatnya di depan TK Bhayangkara, korban bertemu dengan pelaku yang masih dalam lidik.

Setelah pertemuan itu, dari keterangan saksi Merry Hisage dan Yuli Lokon, pelaku langsung bertanya dari mana dan kenapa jalan malam-malam, belum sempat menjawab pertanyaan tersebut, pelaku mengeluarkan sebilah pisau  dan menikamkan pisau tersebut kearah pundak kiri korban kemudian korban terjatuh dan berdiri lagi dan langsung terjatuh. Pelaku melarikan diri serta memberhentikan saksi Siskoma Matuan yang merupakan tukang Ojek

Melihat korban bersimbah darah,  saksi langsung membonceng korban menuju ke RSUD Wamena, namun karena melihat korban banyak mengeluarkan darah  maka saksi memutar kendaraannya menuju ke Klinik Polres Jayawijaya, sayangnya sebelum sampai di Klinik korban kehilangan kesadaran dan terjatuh dari belakang motor dan setelah dicek korban meninggal dunia.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 19/5 (jo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *