Pengamanan Dilakukan di Dalam dan di Luar Bandara

Para personel gabungan, saat melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap kendaraan di pintu masuk Bandar Udara Sentani, Kamis (17/5).

SENTANI- Bom bunuh diri yang dilakukan oleh teroris di Surabaya pekan lalu langsung menimbulkan dampak, salah satunya obyek-obyek vital mulai ditingkatkan pengamanannya.  Ya, walaupun sampai saat ini kondisi di Bandara Sentani masih aman terkendali, tetapi peningkatan pengamanan terus dilakukan oleh pihak Bandara Sentani, baik di dalam bandara maupun di luar bandara.

Kabandara Sentani, Antonius Widyo, mengungkapkan bahwa pasca ledakan bom yang terjadi di Surabaya dan beberapa daerah lainnya di Indonesia, pihaknya langsung melakukan peningkatan pengamanan di Bandara Sentani.

“Jadi baik di dalam bandara maupun di luar bandara kita lakukan peningkatan pengamanan, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Bandara Sentani,” kata Antonius saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/5).

Menurut Antonius, sejak dilakukan pengamanan dan patroli serta pemeriksaan di ruang keberangkatan maupun kedatangan sampai saat ini belum ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan maupun yang diduga mengancam aktivitas di Bandara Sentani.

“Sampai saat ini kondisi masih aman-aman saja dan belum kita temukan adanya orang yang mencurigakan, karena kalau ada orang yang mencurigakan, baik yang datang maupun berangkat kita akan langsung lakukan pemeriksaan terhadap orang tersebut,” tuturnya.

Walaupun kondisi di Bandara Sentani masih dikategorikan aman-aman saja, tetapi pihaknya bersama unsur pengamanan terkait lainnya tetap selalu waspada dan tetap melakukan pencegahan, guna memberikan kenyamanan bagi para penumpang yang akan datang maupun berangkat dari bandara terbesar di Papua.

“Walaupun masih aman-aman saja, tetapi kami tetap waspada selalu dan tetap melakukan pengamanan di tempat-tempat yang rawan, termasuk di cargo bandara,” ujarnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *