Gubernur: Perketat Pengawasan

Soedarmo

Dukung Pendataan Bagi Warga Baru ke Papua

  JAYAPURA-Adanya keinginan dari pihak Polda Papua untuk berkerja sama dengan pihak Pemerintah untuk melakukan pendataan bagi warga baru yang datang ke Papua kini mendapatkan respon positif dari Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo.

  “Memang ini hasil kordinasi saya dengan Kapolda bahwa wajib ada pendataan bagi warga baru yang datang ke Papua,”ungkap Soedarmo ketika ditemui usai melantik Asisten II Sekda Papua, Noak Kapisa di Aula Sasana Krida Kantor Gubernur, Kamis(17/5).

  Bahkan pihaknya akan siap intruksikan para Bupati dan Walikota di Tanah Papua. Dimana wajib bagi tamu yang tinggal 1× 24 jam di wilayahnya masing-masing agar melaporkan diri.

  ” Ini kita terapkan dari sekarang. Hal ini penting supaya kita tidak kecolongan karena ada orang baru tanpa melapor dan tentu ini bagian upaya  untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan juga,”ujar Soedarmo.

  Sebetulnya ini sudah ada di aturan dimana kalau ada tamu yang tinggal itu lebih dari 1×24 jam maka mereka wajib melapor kepada penjabat setempat. Dan pihaknya berharap ini sudah mulai diberlakukan terutama diwilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kerom.

“Tentu ini bagian langkah dari anstisipasi terhadap hal-hal yang tidak di inginkan pasca aksi teror bom bunuh diri yang kini terjadi di beberapa wilayah di Indonesia saat ini,”ucap Soedarmo.

Soedarmo mengaku ini merupakan upaya deteksi dini. Termasuk juga identifikasi terhadap orang-orang yang dimungkinkan tidak dikenal atau memungkinkan bukan masyarakat asli Papua yang nanti mereka melakukan hal-hal yang tidak di inginkan itu.

Sehingga harus ada pendataan bagi pendatang baru diwilayah ini. Dimana mewajibkan bagi tamu itu untuk melapor diri ketika mereka datang ke Papua.

Sementara itu pendataan bagi warga baru tersebut sangatlah penting. Ini juga bagian upaya pencegahan terhadap hal-hal yang mugkin bisa saja terjadi. Sehingga dari sana juga bisa mengetahui maksud dan tujuan bagi tamu yang datang ke Papua itu.
  “Saya harapkan pula RT/RW untuk agar proaktif untuk menangapi hal ini. Paling tidak jika ada warga baru di wilayahnya agar wajib lapor. Hal ini perlu dilakukan untuk mendeteksi adanya potensi kerawaan oleh warga baru tersebut ketika datang ke Papua,”terang Soedarmo.

  Soedarmopun berharap ada kerja sama dari semua lapisan masyarakat di Papua, apabila ada aktifitas dari warga baru yang mencurigakan supaya dilaporkan kepada aparat keamanan dan juga RT/RW setempat.

  ” Sebagai pemerintah saya juga mengajak kepada semua pihak untuk mari bersama menjaga keamanan dan ketertiban diwilayahnya.Tentu semua inginkan kedamaian di Papua dan jangan sampai ada aksi-aksi yang merugikan orang banyak di Tanah Papua ini,”tambah Soedarmo.

  Selain itu pihaknya menginstruksikan seluruh Kepala Daerah di 29 Kabupaten/Kota di Papua untuk memperketat pengawasan masuknya warga dari berbagai Daerah ke wilayah masing-masing. 

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 18/5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *