Merapi Kembali Batuk

**Bandara Adi Sucipto Sempat Ditutup

JAKARTA – Gunung Merapi kemarin (11/5)  kembali mengejutkan warga dengan letusannya yang terjadi pada pukul 07.40. Letusan dengan tipe freatik tersebu mengeluarkan kolom erupsi setinggi 5500 meter dari atas puncak gunung. 166 pendaki yang berada di puncak gunung pun berhasil dievakuasi. Akibat dari letusan tersebut, Bandara Adi Sucipto Jogjakarta sempat ditutup dua kali.

  Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kasbani ketika dihubungi Jawa Pos kemarin mengatakan jika sempat terdeteksi kegempaan selama lima menit di puncak gunung. Sekitar pukul 06.00 pun suhu kawah meningkat. ”Erupsi berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan. Sebelum erupsi freatik ini terjadi, jaringan seismik Gunung Merapi tidak merekam adanya peningkatan kegempaan,” tuturnya. Dari letusan tersebut abu vulkanik, pasir, dan material piroklatik terlontar.

  Pasca erupsi, Kasbani menjelaskan jika tidak terekam kembali kegempaan di puncak gunung. Selanjutnya suhu di kawah pun turun. Status Gunung Merapi hingga saat ini masih tetap normal (Level I) dengan radius berbahaya adalah 3 kilometer dari puncak kawah. PVMBG tidak menaikkan status Gunung Merapi dan masih terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 12/5  (lyn/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *