Walaupun Sekolah Dibakar KKB, Anak-anak Banti Tetap Ujian

Para pendamping yang mengawasi anak-anak saat proses ujian berlangsung, Senin (7/5)

JAYAPURA- Di Sekolah YPJ Tembagapura, polisi turut mengamankan proses pelaksanaan Ujian Nasioanal (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan ujian susulan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Sekolah Banti yang diikuti sebanyak 8 siswa. Terdiri dari 4 siswa SD dan 4 siswa SMP.

  Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto menyebutkan, dari daftar absen yang ada jumlah peserta didik SMP sebanyak 26 orang, namun yang mengikuti UN  hanya 4 siswa. Sedangkan untuk siswa SD, dari 12 orang yang terdaftar, hanya 4 siswa yang ikut ujian.

“Untuk peserta ujian susulan tingkat SMP diikuti oleh siswa dengan nama Demi Alom, Demianus Alom, Ronal Alom dan Ananius Omabak. Sementara 4 siswa SD yakni Orona Magal, Supina Aim, Salona Magal dan Seli Mentegau,” ucap Hermanto yang dihubungi melalui telfon selulernya.

  Dikatakan,  sebagian siswa yang tidak mengikuti Ujian Nasional disebabkan sudah kembali ke Timika. Namun ada kebijakan  dari Dinas Pendidikan setempat, dimana yang tidak mengikuti ujian hari pertama, bisa mengikuti hari kedua.

  Lanjutnya, Ujian Nasional dihari pertama dipantau langsung oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jenny O Usmani S.Pd M.Pd. Dimana prosesnya berjalan selama 3 hari (7-9/5).

  “ Selama 3 hari proses pelaksanaan Ujian Nasional akan kami kawal terus, sehingga anak-anak tetap merasa aman dalam mengerjakan soal dan merasakan kehadiran pemerintah,” katanya.

  Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 08/5 (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *