Sekolah Lebih Berhak Tentukan Kelulusan Siswa

Maria Duwitau

*Terkait Opsi Kajian Kemendikbud Unjian Nasional Jadi Penentu Kelulusan

JAYAPURA- Berkaitan dengan opsi yang saat ini tengah dikaji Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), terkait dengan mengembalikan ujian nasional (Unas) sebagai indikator atau penentu utama kelulusan siswa, Wakil Ketua Komisi V DPR Papua bidang pendidikan, Maria Duwitau, memiliki pendapat yang berbeda.

  Duwitau menilai bahwa pihak sekolah merupakan yang paling dekat dengan siswa, sehingga mulai dari karakter siswa, etos belajar, perkembangan di sekolah, semuanya merupakan faktor-faktor yang lebih dipahami pihak sekolah dibanding pemerintah di pusat.

  “Oleh sebab itu, saya pikir, kewenangan untuk menentukan lulus atau tidaknya seorang siswa mestinya lebih kepada pihak sekolah. Pihak sekolah yang lebih berhak menentukan kelulusan siswanya,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau, kepada wartawan, Senin (7/5) kemarin.

  Di sisi lain, kata Duwitau, pemerintah pusat melalui kementerian terkait hanya mengetahui seorang siswa berdasarkan hasil ujian yang telah dikerjakan, entah melalui komputer (Ujian Nasional Berbasis Komputer) maupun di kertas (Ujian Nasional Kertas Pensil).

“Mereka (pemerintah pusat, red) tidak mengenal karakter siswa, tidak mengetahui bagaimana cara belajar siswa, tidak menyaksikan perkembangan belajar siswa di sekolah, sehingga sekolah lah yang dirasa paling pantas menentukan lulus dan tidaknya siswa yang menimba ilmu di sekolah tersebut,” tambahnya. (gra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *