Bayi Hydrochepalus Butuh Perhatian Lebih

JAYAPURA-Dengan kondisi ekonomi yang jauh dari mapan membuat pasangan Asroni Wenda (20)  dan Nelly Weya (19) hanya bisa pasrah dengan keadaan dimana buah hati mereka yag pertama ternyata mengidap Hydrochepalus atau penumpukan cairan di kepala. Akibatnya sang anak memiliki ukuran kepala di luar normal. Untungnya kejadian ini segera ditangani dan telah dilakukan langkah medis. Hanya dari kondisi tersebut kedua orang tuanya yag berstatus mahasiswa ini hanya berharap ada yang memberikan bantuan.

“Kami sendiri tidak menyangka anak akan seperti ini karena saat di rumah sakit tidak masalah dan setelah dua bulan baru kami ketahui ada tanda-tanda besar (kepala sang bayi) hingga seperti sekarang,” kata Nelly saat ditemui di tempat tinggalnya di Waena Kampung, Distrik Heram, Selasa (10/4) kemarin.

Ia didampingi sang suami ketika itu terlihat lebih banyak diam. Hanya mengipas-ngipasi sang anak yang terus rewel dan menangis. Rencananya bayi yang diberi nama Yeheskiel ini akan dibawa kembali ke rumah sakit pada Senin (16/4) pekan depan untuk disedot cairan di kepalanya. Hanya kata Nelly karena suami berstatus mahasiswa sama sepertinya akhirnya tak banyak uang yang dipegang.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 11/4 (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *