Polwan Ikut Dalam Pemulihan Trauma Warga Banti

Brigadir Nurhayati saat mengajak anak-anak di Banti Tembagapura belajar bersama, Sabtu (7/4).

MIMIKA-Ditengah masa pemulihan trauma masyarakat Banti I, Banti II, kimbeliK dan Opitawak pasca pembakaran sejumlah rumah dan gedung sekolah oleh Kelompok KKB di Distrik Tembagapura Papua, tampil sosok polisi wanita Brigadir Nurhayati yang rela mengorbankan jiwa dan raganya.

  Brigadir Nurhayati ikut dalam tim gabungan TNI-POLRI, Minggu (8/4) mengunjungi Kampung Banti, sekaligus memberikan bantuan kemanusian yang disumbangkan oleh pemerintah daerah kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia dan TNI-POLRI kepada masyarakat yang berdomisili di 4 kampung tersebut.

Brigadir Nurhayati yang merupakan istri dari Kapolsek Tembagapura AKP. Hermanto, tampaknya sudah mempersiapkan sumbangan sukarelanya yang ditujukan kepada anak-anak yang sudah tidak bersekolah lagi akibat dibakarnya sekolah oleh KKB.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih pos edisi 10/4 (fia/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *