Polda Papua dan Bareskrim Mabes Polri Dalami Laporan Ujaran Kebencian Ustat Fadzlan

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dan Ditkrimsus Polda Papua Kombes Pol Edi Swasono, di Mapolda Papua, Senin (9/4).

  JAYAPURA- Laporan dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan Ustat MZ Fadzlan Rabbany Garamatan melalui postingan di sebuah akun media sosial beberapa waktu lalu, hingga membuat publik khususnya masyarakat Papua tersinggung masih dalam proses penyilidikan serta pembuktian fakta oleh Tim Cyber Polda Papua yang dibantu Bareskrim Mabes Polri.  Hal tersebut diungkapkan Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar saat memberikan keterangan Pers di Mapolda Papua, Senin (9/4) kemarin.

  Dikatakan, ada dua hal yang akan dilakukan pihaknya yakni fakta hukum berkaitan dengan adanya aduan  masyarakat dan menjadi hasil dokumen langkah-langkah penyidikan. Dimana mengumpulkan fakta-fakta hukum, apabila dari hasil penelitian memastikan posisi terlapor dalam hal ini Ustat MZ Fadzlan Rabbany Garamatan di Papua Barat atau di Jakarta, maka opsi yang dilakukan yakni pengumpulan dokumen fakta-fakta termasuk jika ada laporan dari masyarakat dikirim ke Bareskrim Mabes Polri.

“ Permasalahan ini akan kami angkat sebagai dugaan pelanggaran tindak pidana informasi transaksi elektronik, masuk dalam ranah UU ITE dan hal-hal yang berbau SARA itu akan menjadi aduan delik pidana,” ucap Rafli Amar.

  Menurutnya, langkah-langkah proses penyidikan tindak pidana berkaitan dengan kasus informasi dan transaksi elektronik akan diawali dengan pemeriksaan saksi dan sejauh ini sudah ada 4 saksi yang diperiksa. Selain itu, dari unsur perwakilan masyarakat yang dirugikan dan juga pemeriksaan oleh ahli, yakni ahli forensic terkait dengan apakah unggahan asli atau unggahan hasil rekayasa, kemudian ahli bahasa yang menjadi salah satu alat bukti dan dapat disimpulkan apakah pihak terlapor dikategorikan sebagai  tersangka atau tidak.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih pos edisi 10/4 (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *