Pengrusakan Kantor Gubernur Sudah Direncanakan

Kondisi Kantor Gubernur Papua Barat yang dirusak, Sabtu (7/4)

SORONG-Gubernur Provinsi Papua Barat Drs Dominggus Mandacan sangat menyesalkan aksi anarkis massa oknum mahasiswa yang melakukan aksi pengrusakan kantor Gubernur Papua Barat dan beberapa kantor lainnya beserta fasilitas pendukung, Jumat (6/4).  “Demo ataupun riak-riak seperti ini kan biasa di era reformasi, cuma yang kita sesalkan itu jangan anarkis. Kekerasan ini kan merugikan kita semua. Bayangkan, di Kantor Keuangan itu sementara terganggu system sehingga harus dibenahi lagi dan pasti butuh waktu lagi,” kata Gubernur saat membuka Kardinal Lup Run 10K di Kota Sorong, Sabtu (7/4).

Gubernur mengingatkan, kalau memang penyampaian yang menjadi harapan, adik-adik mahasiswa kedepan lakukanlah secara baik-baik sehingga tidak merugikan orang lain, jangan dengan cara anarkis. Menurutnya, pengrusakan sejumlah fasilitas kantor Gubernur sudah direncanakan. Hal itu terbukti sejumlah oknum mahasiswa yang melakukan pengrusakan, membawa alat tajam dan batu.  “Ini mereka mahasiswa datang katanya ada yang sudah membawa parang, batu, berarti sudah ada rencana yang tidak baik dari awal,” kata Dominggus Mandacan.

Ia menyesalkan tindakan pengrusakan oleh oknum mahasiswa karena persoalan proposal bantuan pendidikan. Jika benar para mahasiswa ingin mempertanyakan proses realisasi proposal bantuan pendidikan, mestinya secara baik, bukan datang membawa parang, batu serta melakukan aksi anarkis dan pengrusakan fasilitas kantor.  “Mereka yang proposalnya belum terjawab kemungkinan yang melakukan aksi pemukulan dan pengrusakan. Itu sebenarnya tidak kami inginkan, mereka harusnya datang baik baik. Seorang mahasiswa seharusnya memiliki pemikiran yang jauh lebih baik dari masyarakat yang ada di pedalaman,” tukasnya.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 9/4   (raf/lm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *