DPRD Jayawijaya Tidak Pernah Bahas Pemangkasan Insentif ASN

Ketua DPRD Jayawijaya Taufik Latuihamallo

WAMENA–Pemangkasan insentif bagi ASN di lingkungan Pemkab Jayawijaya tidak pernah dibahas oleh DPRD Jayawijaya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya, Taufik Petrus Latuihamallo mengakui,  selama pembahasan anggaran 2018, tidak pernah mendengar dan membahas mengenai pemotongan insentif bagi para ASN, perawat maupun lainnya.

“Saya juga tidak berpikir seperti itu, karena DPRD telah memberikan persetujuan anggaran, termasuk di seluruh insentif ASN, baik itu di kesehatan, pemerintahan di mana saja insentifnya sudah disepakati,” ungkapnya saat menghadiri pembukaan TMMD di Distrik Asotipo, Rabu (4/4).

Meski menyetujui anggaran 2018, kata Taufik Latuihamallo,  namun di dalam kesepakatan itu tidak ada pembicaraan tentang pemotongan-pemotongan insentif bagi ASN karena anggarannya telah disetujui. Hal ini menjawab adanya keluhan para perawat di RSUD Wamena, di mana insentif mereka dipotong demi memenuhi anggaran Pilkada 2018.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 5/4 jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *