UN SMK Diikuti 1,48 Juta Lebih Siswa

Libur Paskah, Hari Pertama SMK di Papua Ditunda Sehari

JAKARTA – Sebanyak 1.485.302 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) selama empat hari mulai kemarin mengikuti ujian nasional (UN). Hanya saja untuk di Papua, karena bertepatan dengan hari libur Paskah hari kedua, maka UN rencananya baru digelar mulai Selasa (3/4) hari ini.

  Secara nasional dari jumlah peserta UN SMK ini, hanya dua persen atau 26.240 siswa peserta unas yang menggunakan metode berbasis kertas dan pensil (UNKP). Mayoritas adalah peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

  Mendikbud Muhadjir Effendy menjamin ketersediaan listrik dan jaringan internet tidak akan terganggu selama UNBK berlangsung. Tahun ini jumlah peserta UNBK meningkat 6.293.552 peserta dibanding sebelumnya 3.782.453. “Untuk UNBK kan belum seluruh provinsi siap 100 persen. Baru ada 19 provinsi yang betul-betul 100 persen UNBK. Sisanya masih ada yang 80,90 persen. Yang paling rendah adalah 60 persen,” kata Muhadjir pada saat sidak di SMK 29 Jakarta kemarin (2/4).

  Daerah terpencil akan menjadi prioritas Kemendikbud. Caranya dengan memberikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan agar bisa segera memenuhi ketentuan standar UNBK. “Justru kita mulai pada daerah pinggiran. Jawa kita anggap sudah selesai. Kita akan fokus ke pinggiran yang selama ini belum siap UNBK.  Kita juga memberikan perhatian khusus pada daerah UNKP karena tingkat kelayakannya masih harus ditingkatkan,” ungkapnya.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 4/4  (lyn/oki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *