Mantan Narapidana Korupsi Ikut Seleksi Jabatan

CALON PEJABAT. Peserta lelang jabatan lingkup pemerintah provinsi Papua Barat. Diantara para calon pejabat pemprov Papua Barat ini, terdapat mantan narapidana korupsi.

MANOKWARI-Pelaksanaan seleksi atau lelang jabatan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah  Provinsi Papua Barat dipertanyakan sejumlah pihak. Pasalnya, seleksi yang saat ini sedang berjalan, diikuti pula aparatur sipil negara (ASN) berpangkat/golongan IV yang merupakan mantan narapidana perkara tindak pidana korupsi (korupsi).

   Tokoh pemekaran Provinsi Papua Barat Max Simatauw mempertanyakan ke panitia mengapa mantan narapidana korupsi ini diikutsertakan dalam seleksi jabatan tinggi pratama. “Mana ketegasannya?. Sudah ada aturan tetapi kok kita injak-injak sendiri aturan. Kan salah satu persyaratannya tidak pernah dihukum pidana,” ujar Max kepada Radar Sorong, Senin (2/4).

  Berdasarkan pengumuman dari Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Nomor 02/Pansel-JPT-PB/II/2018, disebutkan 12 persyaratan peserta seleksi yakni memiliki kepangkatan paling rendah Pembina Tingkat I (IV/b), pernah menduduki jabatan administrator (eselon III) sekurang-kurangnya 4 tahun,  pendidikan minimal SI atau diploma IV, serta tidak pernah dijatuhi hukuman pidana, hukuman disiplin tingkat sedang dan tingkat berat serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin, tidak berafiliasi dengan partai politik.

 selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 4/4  (lm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *