Sukses Lima Tahun Pimpin Memimpin Mamberamo Tengah

Bupati Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak, SH,MSi (paling kanan) didampingi Wakil Bupati Yonas Kenelak, SSos dan Pejabat Sementara Bupati Recky Ambrauw saat ibadah syukuran lima tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati.

Ham Pagawak Nilai Berkat Iman, Kasih dan Keberanian

KOBAKMA-Tepat hari Minggu, 25 Maret  kemarin menjadi hari bersejarah bagi Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak, SH,MSi dan Wakil Bupati Yonas Kenelak, S.Sos. Pasalnya, pada  tanggal inilah keduanya dilantik sebagai bupati dan wakil bupati defenitif pertama Kabupaten Mamberamo Tengah, lima tahun  silam.

   Kini setelah lima tahun memimpin, Bupati R. Ham Pagawak dan Wakil Bupati Yonas Kenelak harus mengakhirinya menyusul berakhirnya masa jabatan mereka. Perayaan lima tahun kepemimpinan keduanya dalam memimpin Kabupaten Mamberamo Tengah sekaligus perpisahan dengan masyarakat, terasa istimewa, sebab perayaan tersebut jatuh tepat pada hari Minggu, 25 Maret 2018.

   Perayaan lima tahun kepemimpinan sekaligus perpisahan dengan masyarakat itu sendiri dilaksanakan dalam ibadah syukur di Gereja GIDI Jemaat Bethel Kobakma, Minggu (25/3) lalu.

Ibadah syukur itu dihadiri Bupati R. Ham Pagawak, SH, MSi, Wakil Bupati Yonas Kenelak, SSos, Pejabat Bupati Sementara Reky Ambrauw, Ketua DPRD Berius Kogoya, STh, anggota DPRD dan masyarakat maupun ASN Pemkab Mamberamo Tengah.

  Masyarakat dan ASN terlihat memenuhi tempat yang disediakan di dalam gereja. Tak hanya di dalam, tapi juga luar gereja. Ibadah yang dipimpin Pdt. Daniel Pagawak berlangsung khidmat hingga selesai. Pujian-pujian turut menambah meriah ibadah syukur itu.

   Bupati Ham Pagawak dalam sambutannya mengatakan dirinya bersama wakil bupati bisa sukses menjalankan pemerintahan di Kabupaten Mamberamo Tengah hingga berakhir pada 25 Maret 2018 tentu berkat iman, kasih dan keberanian.

   Dengan iman, kasih dan keberanian, dirinya terpanggil untuk sungguh-sungguh membangun kabupaten sesuai dengan visi dan misi. Walau dengan  harga barang yang begitu tinggi dan hanya lewat pesawat, namun kini hasilnya  sudah bisa dirasakan masyarakat.

   Menurutnya, dengan keberanian yang berlandaskan kasih, maka dirinya menggenjot pembangunan infrastruktur jalan tembus ke Kobakma, ibu kota kabupaten hingga dalam jangka waktu tiga setengah tahun ruas jalan tersebut akhirnya bisa terhubung. Hal yang sama juga dilakukan untuk ruas jalan antar distrik.

   Dengan jalan tembus, maka kini rakyat dan pegawai sudah bisa keluar dan masuk dari ibu kota hingga ke Wamena maupun sebaliknya dengan menggunakan kendaraan roda empat.

  “Menjadi pemimpin di kabupaten yang baru seperti Mamberamo Tengah, harus memiliki keberanian untuk melakukan terobosan, jika tidak maka sulit untuk membawa perubahan bagi daerah dan rakyat,” ucapnya.

  selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 28/3  (Humas Mamteng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *