Presiden Minta ASN Kepo Perkembangan

1,6 Juta Hanya Ahli Ngetik

Jakarta – Peningkatan iklim usaha dan pelayanan publik tengah menjadi fokus pemerintah. Presiden Joko Widodo meminta birokrasi bisa terlibat aktif dalam mendorong misi tersebut.

     Pernyataan itu disampaikan presiden kepada 33 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Istora Senayan, Jakarta, kemarin (27/3) . Mereka merupakan CPNS yang baru lolos seleksi pada tahun 2017 lalu.

     Presiden mengatakan, perubahan dunia berlangsung secara dinamis. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, teknologi datang silih berganti. Perubahan tersebut, telah berpengaruh pada berubahnya situasi sosial budaya di masyarakat. Di mana publik mulai menuntut untuk mendapatkan pelayanan yang juga serba cepat.

     “Kalau masyarakat pengen dilayani cepat, jangan saudara melayaninya dengan lambat. Dimaki-maki kita nanti,” ujar mantan Walikota Solo itu.

    Diakuinya, saat ini, belum semua pelayanan dibirokrasi sudah bekerja maksimal. Dalam kasus pembuatan Surat Izin Usaha Perdangan (SIUP) misalnya, masih ditemui kasus di mana prosesnya masih berlangsung lebih dari dua pekan. Padahal, hanya kertas satu lembar yang memuat data perusahaan.

     “Saya sampaikan, saya dengar (selesai hitungan) minggu aja gamau, apalagi bulan. Harusnya (hitungan) hari selesai,” imbuhnya.

     Oleh karenanya, dia meminta para birokrat muda untuk berani meninggalkan rutinitas yang lama. Lalu menggantinya dengan rutinitas baru yang penuh dengan inovasi. Salah satu upaya untuk melahirkan inovasi adalah dengan mengikuti perkembangan di luar dan terus memupuk rasa keingintahuan.

   selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 28/3  (far)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *