Tokoh Agama Harus Dilibatkan dalam Pencegahan HIV-AIDS

Ketua Komisi Penanggulangan HIV- AIDS Kabupaten Keerom,  Muh. Markum SH, MH, MM saat memimpin pelatihan pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di Pemancingan  Permata Hijau, Koya Timur, Distrik Muara Tami, Minggu, (26/3).

JAYAPURA-Ketua Komisi Penanggulangan HIV-AIDS Kabupaten Keerom,  Muh. Markum, SH, MH, MM mengatakan, sebagai lembaga sosial dalam program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS perlu melibatkan tokoh agama di Kabupaten Keerom.

“Tokoh agama memiliki peran dan tanggung jawab yang besar dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, hanya saja sampai saat ini belum terakomodir secara maksimal,” kata Markum di lokasi  Pemancingan  Permata Hijau, Koya Timur, Distrik Muara Tami, Minggu, (26/3) malam.

Dikatakan, mencermati dan memperhatikan data yang terdapat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom per 31 Desember 2017 menunjukkan data jumlah kasus HIV-AIDS di Kabupaten Keerom adalah 176 kasus. Jumlah ini tidak hanya terkonsentrasi di salah satu distrik tetapi telah menyebar di 10 dari 12 distrik yang ada di Kabupaten Keerom.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 27/3 (oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *