Tidak Miliki Anggaran, KPU Jayawijaya Tak Ingin Ada PSU

Komisioner KPU Jayawijaya bersama Pjs Bupati Jayawijaya Doren Wakerkwa dalam debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya.

WAMENA-Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya diharapkan berjalanan lancar tanpa ada hambatan, sebab untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU),  KPU tidak memiliki anggaran dan Pemkab Jayawijaya tidak mengalokasikan anggaran untuk PSU.

Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo mengatakan, tidak ada anggaran untuk PSU pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Tahun 2018 yang diikuti satu pasangan saja yaitu John R Banua dan Marthin Yogobi. Mereka akan melawan kotak kosong yang juga memiliki nilai yang sama dengan pasangan.

“Jika hasilnya nanti 50+1 persen suara dari jumlah pemilih berada pada kotak kosong maka harus dilakukan PSU, namun jika 50+1 suara berada pada pasangan calon maka tidak ada PSU,”ungkapnya, Senin (26/3).

Kalau Pemilu ulang, kata Adi Wetipo, nilai anggaran yang ada sekarang ini belum dihitung lagi sehingga  KPU Jayawijaya tidak ingin Pemilu ulang terjadi. Karena setelah pertemuan dengan para penjabat bupati, beliau sampaikan tidak boleh ada PSU, karena anggaran untuk PSU tidak ada di Pemkab Jayawijaya.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 27/3 (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *