Gandeng BNN, Anggota Rindam XVII/Cenderawasih Lakukan Tes Urine

Danrindam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Thevy Zebua didampingi Kepala BNN Kabupaten Jayapura, Arianto,  menyerahkan hasil urine kepada petugas BNN Kabupaten Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan, Senin (26/3) kemarin.

SENTANI- Untuk memberantas bahaya narkotika di jajaran TNI AD khususnya Rindam XVII/Cenderawasih, maka Rindam mengandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura, untuk melakukan tes urine terhadap anggota Rindam.

Sebelum dilakukan tes urine, BNN melakukan sosialisasi dan penyuluhan terhadap perkembangan bahaya narkotika secara nasional di Indonesia, tetapi juga secara khusus di Papua dan Kabupaten Jayapura.

Danrindam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Thevy Zebua mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah melaksanakan deklrasi anti Narkoba dan pada hari ini (kemarin-red) mengundang BNN, untuk melakukan sosialisasi sekaligus melakukan tes urine terhadap dirinya dan anggota Rindam XVII/Cenderawasih, sebagai bagian dari dukungan TNI terhadap pemberantasan narkotika di Indonesia khususnya di Papua.

“Jumat (23/3) lalu kita telah deklrasi anti Narkoba dan hari ini (kemarin-red) kita gandeng BNN untuk menyampaikan isu-isu terkini tentang bahaya narkotika, sekaligus kita ikut tes urine yang dilakukan langsung oleh BNN,” ungkapnya saat ditemui di Rindam XVII/Cenderawasih, Senin (26/3).’

Dia menegaskan jika ada anggota yang terlibat dalam menggunakan barang haram ini (Narkoba), maka sanksinya adalah dipecat dari institusi TNI sebagai prajurit. “Hari ini (kemarin-red) di saksikan oleh BNN Kabupaten Jayapura bahwa kami bersih dari penyalahgunaan Narkoba dan komitmen bersama BNN untuk perang melawan Narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Jayapura, Arianto memberikan apresiasi kepada pihak TNI dalam hal ini Rindam XVII/Cenderawasih yang telah menyatakan sikap berperang terhadap Narkoba dan siap membantu BNN dalam pemberantasan Narkoba di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura.

Tes urine yang dilakukan BNNK sendiri dilakukan secara randem atau secara acak, di mana dari 200 Anggota Rindam, hanya 20 untuk tes urine dan hasilnya semua negatif atau bebas dari penyalahgunaan Narkoba. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *